Covid-19, Walhi Jambi Minta Pemprov Jambi Prioritaskan Keselamatan Masyarakat

Jumlah pasien positif Covid-19 di seluruh Indonesia setiap harinya terus bertambah, di mana per tanggal 15 April kemarin, tercatat telah 5.136 orang dinyatakan positif Covid-19. Tidak hanya itu, kenaikan angka pasien positif Covid-19 ini, juga diimbangi dengan angka kematian, di mana terakhir telah 469 orang meninggal akibat virus berbahaya ini.

Covid-19, Walhi Jambi Minta Pemprov Jambi Prioritaskan Keselamatan Masyarakat
Ilustrasi

BRITO.ID, BERITA JAMBI – Jumlah pasien positif Covid-19 di seluruh Indonesia setiap harinya terus bertambah, di mana per tanggal 15 April kemarin, tercatat telah 5.136 orang dinyatakan positif Covid-19. Tidak hanya itu, kenaikan angka pasien positif Covid-19 ini, juga diimbangi dengan angka kematian, di mana terakhir telah 469 orang meninggal akibat virus berbahaya ini.

Kondisi ini pun disikapi Walhi Jambi, dengan menyampaikan beberapa usulan kepada Pemprov Jambi, di mana saat ini angka pasien positif di Jambi juga terus mengalami kenaikan hingga enam orang yang tersebar di beberapa Kabupaten Kota di Provinsi Jambi.

Walhi menyebutkan, Pemprov Jambi harus lebih serius menyikapi persoalan ini, bukan hanya saja melakukan himbauan-himbauan kepada masyarakat, namun harus ada tindakan nyata yang dilakukan Pemprov Jambi, untuk memprioritaskan keselamatan masyarakat.

Saat ini telah banyak dampak yang dirasakan oleh masyarakat Jambi secara keseluruhan, mulai dari ratusan karyawan yang kehilangan pekerjaan, ditambah perekonomian masyarakat yang terus menurun, hingga ancaman virus yang semakin lama semakin menghantui masyarakat.

Berikut usulan yang disampaikan Walhi kepada Pemprov Jambi:

1.Memberikan perlindungan dan penghormatan sebesar-besarnya kepada seluruh tenaga kesehatan (Dokter, Perawat, dan Para Pekerja Pendukungnya) yang telah bekerja menjadi garda terdepan melawan pendemik COVID-19. Untuk itu, kami meminta kepada Provinsi Jambi untuk memfasilitasi APD yang lengkap dan banyak bagi tenaga medis.

2.Mengajak kepada seluruh masyarakat luas di Provinsi Jambi untuk terus bersama-sama melakukan dan mempraktekan prilaku hidup sehat dan bersih dan mulai menjaga jarak pada kegiatan sosial [Physical Distancing], untuk memutus rantai pendemik COVID-19.

3.Meminta kepada  Pemerintah Provinsi Jambi untuk secepatnya menyiapkan inprastruktur penanganan COVID-19 yang memadai. Seperti menyiapkan tempat yang bisa digunakan untuk evakuasi korban.  

4.Meminta kepada Pemerintah Provinsi Jambi untuk terbuka dalam proses penghitungan angka korban dan melakukan penghitungan potensi korban COVID-19 serta memberikan informasi detil korban untuk bisa memutus mata rantai penularan. 

5.Meminta kepada Pemerintah Jambi untuk melakukan secepatnya tes masal, yang tentunya bisa diakses oleh semua golongan masyarakat di Provinsi Jambi.

6.Menyediakan tempat dan kelengkapan untuk sterilisasi virus COVID-19 yang disediakan difasilitas-fasilitas umum  seperti, pasar, tempat ibadah, sekolah dll.

7.Memastikan produksi dan distribusi Alat Pelindung Diri [Masker dan obat-obatan] yang akan dibutuhkan oleh masyarakat di Provinsi Jambi, terjamin dipasaran dengan harga yang mampu terjangkau oleh seluruh golongan masyarakat.

8.Meminta kepada pihak Pemerintah, baik pusat dan Daerah, untuk secepatnya meralisasikan dana social kepada masyarakat terdampak.

9.Meminta kepada Propinsi Jambi dan Kab/Kota, untuk memastikan ketersediaan pangan bagai masyarakat di perdesaan dan perkotaan.

10.Meminta kepada Pemerintah agar pengetahuan tentang tata cara menguatkan daya tahan tubuh secara alami [Pengetahuan local/tradisonal/obat/jamu] difasilitasi dan disitribusikan kepada masyarakat Jambi.   

11.Meminta kepada Pemerintah Provinsi Jambi dan Kab/Kota untuk secepatnya melakukan tindakan pencegaahan penyebaran covid-19 dengan cara Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) atau tindakan lain. 

Penulis: Rhizki Okfiandi