Di Malang Jokowi Pamer 3 'Kartu Sakti' ke Pendukung

Di Malang Jokowi Pamer 3 'Kartu Sakti' ke Pendukung

BRITO.ID, BERITA MALANG - Calon Presiden Petahana Joko Widodo (Jokowi) menyapa pendukungnya di Malang, Jawa Timur dengan menggunakan bahasa khas arek Malang, seperti 'mbois' yang berarti keren. Dalam kesempatan itu Jokowi memamerkan kartu pra kerja, kartu KIP kuliah, dan kartu sembako murah.

Jokowi bersama istrinya, Iriana Joko Widodo menyapa pendukung yang memadati di GOR Ken Arok, Malang, Jawa Timur, Senin (25/3). Ketua TKN Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir, Sekretaris TKN Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto, Politisi PDIP Pramono Anung, hingga Khofifah Indar Parawansa turut mendampingi Jokowi. Jokowi menyapa pendukungnya dengan sapaan khas arek Malang.

"Salam satu jiwa," kata Jokowi ke pendukungnya. "Yak opo kabare rek," kata Jokowi lagi ke pendukungnya dengan dialek Malangan. Di tengah pidatonya, Jokowi kemudian mensosialisasikan 3 kartu yang menjadi andalannya di Pilpres kali ini.

"Ke depan kita akan keluarkan kartu KIP kuliah," kata Jokowi. Jokowi lalu menjelaskan, KIP Kuliah memungkinkan anak-anak muda untuk melanjutkan kuliah ke perguran tinggi baik di dalam negeri maupun luar negeri. "Mbois nggak?," tanya Jokowi ke pendukungnya. Mbois merupakan bahasa gaul anak-anak muda di Malang yang berarti keren.

"Yang kedua akan ada namanya kartu pra kerja," ucap Jokowi Jokowi menjabarkan lagoi, kartu pra kerja memungkinkan penerimanya untuk mendapat pelatihan dan pembekalan sebelum terjun ke dunia kerja. Namun jika penerimanya sudah menerima pelatihan dan belum mendapatkan kerja maka akan mendapatkan insentif.

"Kartu pra kerja ini nantinya apabila sudah diadakan training kemudian belum diterima di tempat kerja entah di industri entah di BUMN, atau tempat kerja lain, nanti ada insentif, honor dalam kurun waktu tertentu," imbuhnya seperti dilansir detikcom.

Yang terakhir, Jokowi mengeluarkan kartu yang disebutnya paling disenangi ibu-ibu. Yaitu kartu sembako murah. "Dengan kartu ini nanti ibu-ibu bisa membeli keperluan rumah tangga dengan harga diskon," ungkapnya. Namun Jokowi mengingatkan, ketiga kartu itu baru akan direalisasikan tahun depan jika dirinya kembali memenangi Pilpres 2019. (Red)