Direktur RSUD Bangko Sebut Penderita ISPA dan Diare Meningkat Drastis

Direktur RSUD Bangko Sebut Penderita ISPA dan Diare Meningkat Drastis
Berman Saragih Direktur RSUD Kol Abunjani Bangko. (Rhizki/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Penderita penyakit diare dan inspeksi saluran pernapasan akut (ISPA) meningkat di Kabupaten Merangin.

Sepanjang Agustus lalu, Ratusan anak di Kabupaten Merangin sudah terserang penyakit ini.

Seperti diungkapkan Direktur RSD Kolonel Abundjani Bangko, Berman Saragih. Katanya, penderita diare dan ISPA meningkat drastis sejak pertengahan Agustus.

"Peningkatan paling banyak itu sejak pertengahan Agustus. Penderita diare didominasi usia anak-anak," kata Berman, Selasa (10/9).

Berman menyebutkan penderita diare Juli lalu yang berobat ke rumah sakit baik rawat inap maupun rawat jalan berjumlah 52 pasien.

Disepanjang Agustus penderita diare meningkat drastis terutama yang rawat inap mencapai 139 pasien.

"Sementara penderita diare rawat jalan berjumlah 83 pasien. Memang Agustus ini jauh meningkat, karena musim kemarau sudah lama ngak turun hujan," ujar Berman.

Sementara penderita ISPA yang berobat ke RSD Kolonel Abundjani Bangko juga meningkat di bulan Agustus total rawat inap dan rawat jalan 34 pasien.

"Dibukan Juli 40 pasien, biasanya ISPA ini banyak berobat ke puskesmas," sebutnya.

Terkait meningkatnya penderita diare, dikatakan Berman dipengaruhi faktor makanan yang tidak sehat.

"Ini kasusnya banyak anak-anak usia sekolah, yang suka jajan sembarangan. Ini musim kemarau debu banyak, itu bisa menyebabkan masuk ke jajanan dan itu dibeli anak-anak hingga mudah terjangkit diare," sebutnya.

"Ini juga karena air yang tidak bersih dan udara yang tidak sehat. Jadi itu bisa dicegah dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan mengurangi aktivitas diluar rumah," tambahnya lagi. (RED)

Kontributor : Rhizki Okfiandi