Gadis Bule Ini Ancam Sebarkan Virus COVID-19: Saya Ingin menularkan Kalian, Karena Jika Saya Sakit Kalian Pun akan Sakit
Ada-ada saja kelakuan Gadis Bule ini yang mengancam akan menularkan virus Corona atau Covid-19 ke warga Carrolton, Amerika Serikat. Aksi teror yang dilakukan Gadis Amerika Bule ini pun membuat aparat kepolisian geram. Saat ini polisi Texas sedang memburu Gadis Bule tersebut.
BRITO.ID, BERITA VIRAL - Ada-ada saja kelakuan Gadis Bule ini yang mengancam akan menularkan virus Corona atau Covid-19 ke warga Carrolton, Amerika Serikat. Aksi teror yang dilakukan Gadis Amerika Bule ini pun membuat aparat kepolisian geram. Saat ini polisi Texas sedang memburu Gadis Bule tersebut.
Polisi Texas telah menemukan identitas gadis bule itu yang melakuan teror melalui video yang diunggah di media sosial. Gadis itu mengancam, apabila dia sakit karena Covid-19, akan menularkannya kepada orang lain.
Teror itu ditanggapi serius oleh aparat kepolisian lalu memburunya.
Polisi sudah menemukan rumahnya dan menemui keluarga Gadis Bule tersebut.
Namun, saat didatangi, Gadis Bule bernama Lorraine Maradiaga itu tak ada di rumah.
Bagaimana kronologinya?
Berikut dikutip SURYA.co.id dari Kompas.com kronologi teror Gadis Bule yang diburu polisi.
Diketahui, Gadis Bule itu berlokasi di Carrolton, dekat Dallas. Minggu (5/4/2020), polisi menyatakan belum mendapat konfirmasi Maradiaga memberikan ancaman kepada publik.
"Tetapi, kami tetap merespons secara serius apa yang dia unggah di media sosial," terang penegak hukum diwartakan oleh NBC News Senin (6/4/2020).
Juru bicara Kepolisian Carrolton Jolene DeVito menerangkan, tidak diketahui di mana dan kapan remaja 15 tahun itu merekam videonya.
"Masyarakat mulai mengirimkan dan memberi tahu mengenai keberadaan video ini pada Sabtu (4/4/2020)," terang DeVito kepada NBC News.
DeVito menerangkan, salah satu dari video yang menyebar di media sosial tersebut diyakini diambil di lokasi drive-thru pengambilan sampel virus Corona.
Dia merujuk kepada suara yang nampaknya berasal dari petugas layanan kesehatan yang meminta Maradiaga pulang, dan menunggu hasll tesnya.
Kemudian video lain diduga diambil di sebuah supermarket. Berdasarkan suaranya, nampaknya si gadis berada di kawasan perbelanjaan Walmart.
"Saya di sini, di Walmart, ingin menularkan kalian sialan.
Karena jika saya sampai sakit, kalian pun akan sakit," kata Maradiaga dikutip DeVito.
Kemudian tayangan lain memperlihatkan remaja tersebut berada di mobil, dengan gestur seolah dia batuk di depan kamera.
"Jika kalian ingin terinfeksi virus Corona dan mati dalam keadaan menyedihkan, hubungi saya.
Tentu saya akan datang dan memperpendek umurmu," klaimnya.
Polisi dari Kesatuan Carrolton sebenarnya sudah berhasil melacak lokasinya, dan melakukan pemeriksaan ke rumahnya pada Minggu.
"Keluarganya bersikap kooperatif kepada kami.
Sayangnya pada saat itu, yang bersangkutan tidak sedang di rumah," papar DeVito. Saat ini, AS adalah negara dengan kasus infeksi tertinggi dunia, di mana mereka melaporkan 367.385 penderita, dengan 10.876 di antaranya meninggal.
Sumber: Tribunnews
Editor: Ari

Ari W