Hingga September 247,62 Hektar Lahan Tanjab Barat Terbakar

Hingga September 247,62 Hektar Lahan Tanjab Barat Terbakar
Kepala BPBD Tanjab Barat, H Kosasi (Heri/brito.id)

BRITO.ID, BERITA TUNGKAL - Badan Penangulangan Bencana Daerah BPBD Tanjab Barat mencatat, dari bulan Januari hingga September 2019 terdata 247,62 hektar hutan dan lahan ludes terbakar. 

Jumlah ini meningkat dari data bulan Agustus hanya 161,40 hektar menjadi 247,62 Hektar. Data terahir mencatat, peningkatan yang signifikan terjadi di hutan (area pengunaan Lain) APL seluas 36,62 hektar. 

Kepala BPBD Tanjab Barat, H Kosasi mengaku musibah Karhutla tahun ini diprediksi akan bertambah. Selain kemarau panjang, kesadaran masyarakat yang masih minim juga menjadi faktor makin meluasnya karhutla di Tanjab Barat. 

"Diperkirakan jumlah itu akan meningkat di akhir tahun. Dengan catatan jika kemarau masih menlanda," ujarnya, ditemui di Kantor, Senin (23/9). 

Guna menindaklanjuti terjadinya Karhutla sebut Kosasih, posko Karhutla yang tersebar di Desa maupun Posko terpadu tetap siap siaga.

" Posko Karhutla kita tetap jalan. Baik yang di Desa maupun posko terpadu di Muntialo Kecamatan Betara," sebutnya.

Kosasih mangakui jika dalam penanggulangan Karhutla pihaknya sempat menemui kendala saat menuju titik kebakaran. 

"Armada masih terkendala jika menuju titik api yang sulit terjangkau. Maka dari itu kita minta bantu BPBD Provinsi Jambi maupun pihak perusahaan untuk melakukan pemadaman menggunakan Water Boombing," jelasnya.

Kosasih menambahkan, kondisi sulitnya sumber air, juga menjadi kendala sehingga water boombing sangat diperlukan jika terjadinya kebakaran hutan dan lahan. (RED)

Kontributor : Heri Anto