Jarak Pandang Turun 2.700 Meter, Visibility di Bandara Jambi Menurun

Jarak Pandang Turun 2.700 Meter, Visibility di Bandara Jambi Menurun
Bandara Sultan Thaha. (Dewi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Badan Mateorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi merilis data jarak pandang atau visibility di Bandara Sultan Thaha Jambi, pada Jumat (09/08). 

Dari data tersebut menunjukkan jarak pandang di Bandara Sultan Thaha Jambi menurun mencapai  4.500 meter di pukul 05:00 WIB dan 2.700 meter pada Jumat pagi pukul 07:00 WIB.

Kepala BMKG Jambi, Addi Setiadi mengatakan, jarak pandang di bandara ini menurun diakibatkan tertutup asap. 

"Pagi tadi jarak pandang di bandara Jambi mencapai 4.500 meter di pukul 05:00 WIB dan 2.700 pada pukul 07:00 WIB. Penyebabnya asap, karena bandara kita dekat dengan Kecamatan Kumpeh Ulu , Kabupaten Muaro Jambi dan saat ini masih terbakar,” Kata Addi. 

Addi menambahkan bahwasanya hingga pagi ini titik panas masih terpantau di wilayah Kecamatan Kumpeh ulu Kabupaten Muaro Jambi. 

"Jadi pagi ini (berdasarkan satelit Aqua dan Terra) titik panas masih terpantau 8 titik, 7 di Kabupaten Muaro Jambi dan 1 di Kabupaten Bungo,” ungkapnya.

Addi memperkirakan dari 8 Titik yang terpantu kemungkinan kebakaran lahan dan perlu adanya pemantauan ke lokasi. 

“8 titik panas yang terpantau 4 diantaranya terpantau dengan tingkat kepercayaan 100 persen,” ujarnya. 

Mengantisipasi adanya bencana kabut asap seperti tahun 2015, Addi menghimbau warga untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. 

“Sekarang ada fenomena El Nino Lemah, jadi udara basah dari Indonesia dibawa angin ke Samudra Fasifik sehingga hujan berkurang di Jambi dan mengakibatkan kekeringan yang membuat kawasan jambi mudah terbakar,” tutupnya. (RED)

Reporter : Dewi Anita