Jokowi-Amin Raih Sukses di Lima Kabupaten Papua

Jokowi-Amin Raih Sukses di Lima Kabupaten Papua

BRITO.ID, BERITA JAYAPURA - Pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Ma'aruf Amin meraih suara terbanyak di lima kabupaten yang telah melaksanakan pleno rekapitulasi penghitungan suara di tingkat provinsi yang digelar oleh KPU Provinsi Papua di Grand Abe Hotel, Kota Jayapura, Senin (6/4).

Kelima kabupaten yang telah melaksanakan pleno rekapitulasi penghitungan suara itu adalah Kabupaten Pegunungan Bintang pada Kamis (2/5), Kabupaten Biak Numfor pada Minggu (5/5), Kabupaten Sarmi, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Dogiyai pada hari ini.

Berdasarkan data yang dihimpun Antara untuk Kabupaten Pegunungan Bintang, pasangan Jokowi-Ma'ruf meraih suara sebanyak 101.489, sedangkan pasangan Prabowo-Sandi hanya 1.877 suara. Kabupaten Biak Numfor, pasangan Jokowi-Amin meraih 65.663 suara dan pasangan Prabowo-Sandi 7.107 suara.

Sementara untuk Kabupaten Sarmi, pasangan Jokowi-Ma'aruf meraup suara yang cukup jauh dibandingkan pasangan Prabowo-Sandi.

"Pasangan nomor urut 01 meraih 18.555 suara dan pasangan nomor urut 02 hanya 4.003 suara. Dengan DPT 26.996 yang tersebar di 10 distrik dan 142 TPS," kata Anggota Komisioner KPUD Sarmi, M Lapuando.

"Kalau untuk Kabupaten Dogiyai pasangan Jokowi-Ma'aruf mendapat 76.472 suara dan pasangan Prabowo-Sandi 15.300 suara," kata anggota Komisoner KPUD Dogiyai Emanuel Tebai.

Sedangkan di Bumi Anim Ha, julukan Kabupaten Merauke, pasangan Jokowi-Ma'aruf meraup suara sebanyak 84.917 suara sedangkan pasangan Prabowo-Sandi sebanyak 26.757 suara.

Dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara untuk Kabupaten Merauke, Bawaslu Provinsi Papua memuji karena data yang disampaikan begitu akurat dan tidak mendapat beragam pertanyaan maupun sanggahan dari para saksi caleg dan partai.

"KPU Merauke sangat bagus dalam menyajikan dan menyampaikan data," kata Komisioner Bawaslu Provinsi Papua Ronald Manoach.

Senada itu, Ketua KPU Provinsi Papua Theodorus Kossay memuji para komisioner tingkat KPU Merauke karena data yang disampaikan tidak ada aksi protes.

"Ini bisa jadi contoh dan acuan bagi KPU lainnya di Papua. Merauke sangat bagus," kata Theodorus Kossay.

Terkait hal ini, Theresia Mehuze mengaku tidak bisa berkata-kata karena mendapat pujian dari para Komisioner Bawaslu dan KPU Provinsi Papua.

"Saya terharu karena dengan mengingat pemilu yang berat ini terus terang yah, tapi kami bisa laksanakan pemilu tanpa ada kendala yang berarti sehingga kita bisa melaksanakan pleno mulai dari tingkat distrik, kabupaten dan tingkat provinsi dengan aman dan lancar," katanya.

Mehuze mengaku berterima kasih kepada aparat keamanan (Polri/TNI) yang dengan setia melaksanakan tugas pengamanan dan pengawalannya dari TPS hingga pleno tingkat provinsi di Kota Jayapura. (red)