Jumat Keliling, Kapolda Jambi Minta Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

Jumat Keliling, Kapolda Jambi Minta Masyarakat Jangan Mudah Terprovokasi

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS yang didampingi Kabid Propam dan Koorsripim Polda Jambi melaksanakan sholat Jumat di Masjid Ijtihadul Amal Kelurahan Sridadi Kabupaten Batanghari, Jambi.

Sholat Jumat di Kabupaten Batanghari itu yang merupakan program Jumat Keliling yang dilaksanakan Kapolda Jambi.

Sholat Jumat keliling ini selain untuk bersilaturahmi, Kapolda juga menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada para jamaah yang hadir serta mengajak dan mendukung untuk mewujudkan Pilpres dan Pileg 2019 yang aman, damai dan sejuk, kata Kabid Humas Polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnadi, di Jambi Jumat (21/12).

Dalam arahannya, Muchlis menjelaskan memasuki tahapan Pilpres dan Pileg, masyarakat diminta tetap menjaga persatuan dan kesatuan, pilihan boleh berbeda, namun tetap bersatu dalam kebhinekaan.

"Jangan mudah terprovokasi dengan berbagai informasi yang beredar di media sosial tanpa mengetahui kebenarannya. Gunakan media sosial dengan bijak dan tidak melakukan hujatan, ujaran kebencian dan menyebarkan berita hoak sehingga mengganggu situasi Kamtibmas," kata Kuswahyudi mengutip pesan Kapolda.

Usai melakukan sholat Jumat, para jamaah diberikan pemeriksaan kesehatan secara gratis oleh Dokkes Polres Batanghari yang disaksikan Kapolda Jambi, pejabat TNI-Polri, tokoh agama serta pengurus masjid.

Sementara itu, pagi harinya Kapolda juga melaksanakan tatap muka dan silaturahmi dengan tokoh masyarakat Tionghoa di rumah dinas Kapolda.

Pada kesempatan itu, Irjen Muchlis menyampaikan beberapa hal, antara lain mencermati dinamika politik global, persaingan ekonomi, isu keamanan Timur Tengah, perlu sinergitas bersama untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan di dalam kebhinekaan.

Kapolda juga mengimbau para pengusaha agar tetap membangun komunikasi yang baik dan menyumbangkan pikiran positif demi menjaga kondusifitas Kamtibmas.

Kemudian Kapolda juga meminta para pengusaha tempat hiburan agar tetap mematuhi jam operasional guna meminimalisir konflik horizontal maupun vertikal. (red)