Jumat Keramat Politisi Golkar Idrus Marham Resmi Ditahan KPK

Idrus Marham mengenakan rompi tahanan KPK yang berwarna oranye. Politisi Golkar itu bakal ditahan selama 20 hari ke depan terkait kasus suap PLTU Riau-1.

Jumat Keramat Politisi Golkar Idrus Marham Resmi Ditahan KPK

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Idrus Marham mengenakan rompi tahanan KPK yang berwarna oranye. Politisi Golkar itu bakal ditahan selama 20 hari ke depan terkait kasus suap PLTU Riau-1.

Bekas Mantan Menteri Sosial itu keluar dari lobi KPK pukul 18.24 WIB, Jumat (31/8/2018). Dengan menggunakan rompi oranye dia dikawal masuk ke mobil tahanan.

  ARTIKEL TERKAIT
Gubernur Aceh Nonaktif Kembalikan Uang Hasil Korupsi Rp39 Juta ke KPK

"20 hari pertama ditahan di rutan cabang KPK di Jalan Kuningan Persada Kavling K4," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada Detik.

Idrus sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia diduga mengetahui dan memiliki andil dalam penerimaan uang oleh Eni Maulani Saragih dari pengusaha Johannes Budisutrisno Kotjo.

Menurut KPK, Eni--yang saat ditangkap menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi VII DPR--menerima uang dari Kotjo. Diketahui Kotjo merupakan pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited yang disebut tergabung dalam konsorsium yang bakal menggarap proyek PLTU Riau-1.

Eni disebut KPK menerima Rp4 miliar sekitar November-Desember 2017 dan Rp2,25 miliar sekitar Maret dan Juni 2018. Uang itu merupakan bagian dari USD 1,5 juta yang disebut KPK dijanjikan Kotjo pada Eni.

  ARTIKEL TERKAIT
KPK Panggil Dua Saksi Kasus Suap Pengadaan Pesawat Garuda Indonesia

Janji serupa juga disebut KPK diterima Idrus. Selain itu, Idrus diduga berperan mendorong agar proses penandatanganan purchase power agreement (PPA) jual-beli dalam proyek pembangunan PLTU mulut tambang Riau-1. (*)