Kebakaran Lahan Warga Hanya Menonton, Dandim Sarko: Kami Ini Bukan Tontonan

Kebakaran Lahan Warga Hanya Menonton, Dandim Sarko: Kami Ini Bukan Tontonan
Komandan Kodim 0420/Sarko Letkol Kavaleri Rohyat Happy Ariyanto. (ARFANDI/brito.id)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Komandan Kodim 0420/Sarko Letkol Kavaleri Rohyat Happy Ariyanto, meminta dukungan kepada seluruh lapisan masyarakat bersama-sama dalam menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Sarolangun. 

Sebab, belakangan ini sudah sering terjadi kebakaran lahan di beberapa wilayah. Tim satgas Karhutla Kabupaten Sarolangun melakukan pemadaman kebakaran menjadi ajang tontonan warga, bukannya malah membantu tim dalam memadamkan api. 

"Kami juga ingin ketika kami menangani kebakaran lahan ini kami mohon dukungan dari seluruh lapisan masyarakat, khususnya masyarakat yang hadir di lokasi tidak hanya untuk menonton karena kami bukan tontonan, tapi kami mohon bantuan," kata Dandim yang juga sebagai Komandan Satuan (Dansat) Tim Satgas Karhutla Sarolangun, Kamis (15/08/209)

Dandim mengatakan bahwa pada saat pemadaman kebakaran lahan ini, tim satgas karhutla juga mengalami kendala kelengkapan alat pemadaman kebakaran.

Namun, meski dengan keterbatasan alat, tidak menyurutkan semangat tim satgas karhutla dalam memadamkan api yang sudah menghanguskan lahan tersebut. 

"Tempat kebakaran kami kesulitan air, tidak ada embung, tidak ada sumber air. Mari kita sama sama bekerja sama seluruh lapisan masyarakat, untuk bertanggung jawab dalam mencegah kebakaran lahan ini," katanya. 

Ia juga meminta agar perusahaan turut serta membantu dalam menangani kebakaran hutan dan lahan ini, untuk itu ia mendukung pelaksanaan pengecekan alat kelengkapan pemadaman kebakaran di masing-masing perusahaan yang akan dilakukan dalam waktu dekat ini. 

"Perusahaan yang tidak hadir (saat rakor karhutla) itu dijadikan titik tanda. Dan kegiatan kita kedepan melaksanakan pengecekan langsung kepada perusahaan terhadap kelengkapan alat pemadaman kebakaran," katanya. 

"Tapi yang paling penting adalah pencegahan terhadap karhutla baik dilakukan secara tidak langsung ataupun secara langsung. Seluruh komponen mari kita sama-sama sesuai Tupoksi masing-masing, kalau saya seorang guru saya akan memberikan pelajaran kepada murid untuk tidak membakar lahan, kalau saya seorang wartawan saya akan membuat berita memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan," katanya. (RED)

Reporter : Arfandi S