Kemarau, Perumda Tirta Merangin Mengaku Debit Air Menurun Drastis

Kemarau, Perumda Tirta Merangin Mengaku Debit Air Menurun Drastis
Direktur Perumda Tirta Merangin. (Rhizki/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Merangin mensiasati produksi air menghadapi kemarau panjang saat ini.

Agar produksi dan distribusi air tetap berjalan normal, Perumda Tirta Merangin akan menurunkan pipa di sungai sumber air baku dan membentuk tim pengefisiensi penyaluran air.

Zuhdi, Direktur Perumda Tirta Merangin mengungkapkan kondisi air sungai sudah mendekati minimum.

"Debit air sungai mendekati minimum, jika kemarau berkepanjangan tentu ini mempengaruhi produksi kita. Solusi kita pertama adalah menurunkan pipa di sumber air baku," kata Zuhdi.

Zuhdi menyebutkan saat ini Perumda Tirta Merangin memiliki Intalasi Pengolahan Air (IPA) sebanyak 16 unit dan satu diantaranya sumber air bakunya dari sumur bor.

"IPA kita di Tabir, Tabir Timur, Pamenang Selatan, Sungai Kapas, Pulau Rengas, Parentak, Sungai Manau, Siau, Lembah Masurai, Jangkat, Nalotantan dan Bangko itu sumber air bakunya dari sungai," ujarnya.

"Cuma IPA di Tabir Selatan yang sumber air bakunya dari sumur bor dengan kedalaman 150 meter. Kondisi terkini masih normal dan pendistribusian air juga lancar," tambah Zuhdi lagi.

Zuhdi juga mengatakan permintaan air bersih karena kemarau saat ini juga mulai meningkat, terutama di daerah dalam kota Bangko.

"Terkait permintaan air bersih kita siaga empat mobil tangki air. Ini juga kita siaga dan fokus untuk wilayah kota Bangko dan sekitarnya," sebut Zuhdi.

Zuhdi juga menghimbau agar masyarakat, khusunya pelanggan Perumda Tirta Merangin untuk menghemat air.

"Kita juga minta tim kita efektif mendistribusikan air. Dan kiti optimis produksi dan distribusi air tetap normal," katanya. (RED)

Kontributor : Rhizki Okfiandi