Meski Bentrok, Mahasiswa Jambi Tak Mundur dan Bersatu!

Meski Bentrok, Mahasiswa Jambi Tak Mundur dan Bersatu!
Mahasiswa Jambi menyatakan sikap tak mundur dari aksi unjuk rasa. (Deni/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Meski terjadi bentrokan hingga menyebabkan sekitar lima mahasiswa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Raden Mattaher. Aliansi mahasiswa yang tergabung UIN, UNJA, Universitas Muhammadiyah Jambi, Stikom, UNAJA dan Unbari tetap bertahan.

Bahkan mereka membuat lingkaran untuk aktivis baik Presiden Mahasiswa (Presma) seluruh kampus.

Presma Unbari, Arbi mengatakan bahwa walaupun sempat terjadi bentrokan dan beberapa orang mahasiswa dilarikan ke RS, pihaknya akan tetap bersatu dan tidak akan mundur selangkahpun.

"Untuk kawan-kawan dan atas banyaknya korban berjatuhan, saya Presma BEM Unbari tidak akan mundur dari barisan ini. Dan saya akan mencari siapa yang bertanggung jawab soal ini," katanya, di halaman Gedung DPRD, Selasa (24/9).

Begitu juga dengan Presma BEM Universitas Jambi Ardi Irawan menanggapi serius terkait kerusuhan ini. Pihaknya tidak akan mundur dan akan tetap maju sampai keinginan mahasiswa tersampaikan.

"Kita mendapatkan perlakuan yang luar biasa dari aparat. Kami hanya menyampaikan aspirasi tetapi kami diperlakukan begini. Maka dengan ini kami mewakili Mahasiswa Unja tidak akan mundur dari barisan ini," tukas Presma BEM Unja.

Begitu juga dengan perwakilan BEM dari kampus lainnya menyatakan sikap akan bertahan dengan aksi ini. 

Pantauan BRITO.ID di lokasi, ribuan mahasiswa masih bertahan di lapangan Kantor Gubernur Jambi. 

Ketua DPRD Provinsi Jambi sementara, Edi Purwanto, Wakil Ketua DPRD sementara Roky Candra, Wakapolda Jambi, Irjen Pol CBS Nasution dan Kapolresta Jambi, Kombes Pol Dover Cristian mencoba menemui mahasiswa, akan tetapi mendapat penolakan. (RED)

Reporter : Deni S