MUI Sebut Pernyataan Amien Rais Bentuk Pendidikan Politik yang Buruk

MUI Sebut Pernyataan Amien Rais Bentuk Pendidikan Politik yang Buruk

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Saadi mengatakan pernyataan Amien Rais soal Kapolri Tito Karnavian bisa menjadi bentuk pendidikan politik yang sangat buruk kepada masyarakat. Alasannya, masyarakat akan meniru melakukan sesuatu seperti apa yang dilakukan oleh para tokoh idolanya.

Menurut dia, kebebasan berekspresi dan berpendapat sebagaimana menyampaikan kritik adalah hak asasi setiap orang yang dilindungi oleh konstitusi. Namun dalam pelaksanaannya harus tetap mengindahkan nilai-nilai moral, etika dan agama.

"Sebesar apapun perbedaan pendapat yang terjadi di ruang publik harus tetap dalam bingkai perbedaan yang sehat, konstruktif dan argumentatif," kata Zainut, seperti dilansir Antara. 

Kritik yang dibangun kata dia harus dengan narasi yang baik, jujur dan elegan. Bukan dengan narasi yang sinis, sarkastik dan penuh kebencian sehingga tidak ada pihak yang merasa direndahkan dan dilecehkan.

Dia mengatakan, saat ini Indonesia dalam pelaksanaan hajatan nasional bangsa Indonesia, yaitu pemilu, baik Pileg maupun Pilpres. Pesta demokrasi itu seharusnya berjalan dengan damai, rukun dan penuh persaudaraan, jangan berubah menjadi panas, penuh dengan fitnah, hoaks dan ujaran kebencian.

Hal tersebut, lanjut dia, dikhawatirkan dapat menimbulkan friksi dan perpecahan bangsa yang semakin tajam. Untuk itu, dia meminta semua pihak agar dapat menahan diri, mendahulukan kepentingan keselamatan bangsa dari pada hanya sekadar mengejar kepentingan politik kekuasaan.

"Semoga masyarakat Indonesia diselamatkan dari bahaya perpecahan dan menjadi bangsa yang semakin arif dan dewasa dalam menyikapi perbedaan," kata dia. (red)