Pesta Miras di Kosan, Tiga ABG dan 6 Pemuda Digulung Polisi

Pesta Miras di Kosan, Tiga ABG dan 6 Pemuda Digulung Polisi
Sembilan muda-mudi diamankan Polisi Merangin. (Rhizki/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Nampaknya kini kos-kosan/kontrakan banyak disalah gunakan para penghuninya. Hal ini terbukti dengan diamankannya sembilan muda-mudi tengah berpesta miras di salah satu kos-kosan yang berada di Kelurahan Dusun Bangko.

Karena terbukti asik pesta miras, sembilan muda-mudi tersebut langsung digelandang ke Mapoleres Merangin.

Penangkapan sembilan muda-mudi ini berawal dari laporan masyarakat. Dimana di salah satu kos-kosan yang berada di wilayah Kelurahan Dusun Bangko sering dilakukan untuk pesta miras dan tempat mesum.

Menyikapi laporan masyakarat, tim patroli Sat Shabatra Polres Merangin yang dipimpin Brigadir Polisi Carles, sekitar pukul 01.00 dini hari lanngsung mendatangi lokasi.

Setelah dilakukan penggeledahan ditemukan sembilan muda-mudi yang terdiri dari tiga wanita dan enam laki-laki tengah asik mengkonsumsi minuman keras.

Bahkan tiga wanita tersebut masih dibawah umur alias ABG. Usai menemukan barang bukti, sembilan  muda-mudi diamankan dan dibawa ke Mapolres Merangin untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Shabara Polres Merangin AKP Sampe Nababan menjelaskan jika penangkapan sembilan muda-mudi ini dari laporan masyakat yang sudah resah dengan aktivitas yang ada di kos-kosan.

“Banyak kos-kosan di Kabupaten Merangin ini yang disalahgunakan penghuninya. Oleh sebab itu kami akan terus melakukan razia ke kos-kosan agar tidak di salah gunakan untuk kegiatan yang melanggar hukum,” ucap Sampe Nababan.

Kasat juga mengatakan muda-mudi yang diamankan ini diperiksa dan dipanggil orang tuanya untuk membuat efek jera, serta orang tuanya bisa mengetahui apa yang diperbuat anaknya.

“Mereka-mereka ini hanya terbukti melakukan perbuatan tindak pidana ringan,dan hanya memberi sangsi kepada mereka membuat pernyataan dan memanggil orang tuanya,agar orang tuanya tau apa yang diperbuat anaknya,” tutupnya. (RED)

Kontributor : Rhizki Okfiandi