Sadis, Cabuli hingga Ancam Bunuh Anak Kandungnya, Sopir di Sarolangun Ini Ditangkap Polisi

H warga RT 01 Desa Simpangnibung Kecamatan Sarolangun ini hanya bisa tertunduk lesu, saat berada di Mapolres Sarolangun.

Sadis, Cabuli hingga Ancam Bunuh Anak Kandungnya, Sopir di Sarolangun Ini Ditangkap Polisi
Konferensi Pers Polres Sarolangun (Arfandi S/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - H warga RT 01 Desa Simpangnibung Kecamatan Singkut Sarolangun ini hanya bisa tertunduk lesu, saat berada di Mapolres Sarolangun.

Betapa tidak, pria yang sehari-harinya bekerja sebagai sopir ini ditangkap lantaran mencabuli anak kandungnya sendiri, sebut saja Bunga (14).

Informasi yang didapat, perbuatan bejat pelaku ini dilakukan semenjak 2018 lalu, yakni semenjak korban (Bunga) duduk di kelas 6 SD.

Dan yang terbaru, perbuatannya tersebut dilakukan pada 14 Mei lalu, dimana saat itu korban sedang tertidur di kamar. 

Pelaku yang mengaku khilaf tersebut mencabuli anaknya dengan menggesek kemaluan anaknya menggunakan jari, dan memaksa anaknya untuk memegang kemaluannya. Tidak sampai di situ, pelaku juga mengancam membunuh anaknya jika berani menceritakan hal tersebut ke orang lain.

"Diam kau, kalau dak diam, kau dengan Mak kau kubunuh," ungkap pelaku kepada korban.

Korban yang dalam tekanan serta paksaan hanya menurut perintah ayahnya. Dan tak beberapa lama kemudian, terpaksa menceritakan hal tersebut kepada keluarganya, lantaran tak tahan diancam terus menerus oleh ayahnya.

Polisi yang mendapat laporan dari keluarga korban, akhirnya berhasil meringkus pelaku di kediamannya, sekitar pukul 16.00 WIB, Jum'at (29/5/2020) lalu.

Kapolres Sarolangun, AKBP Deny Heryanto, dalam konferensi persnya membenarkan penangkapan tersebut, dan mengatakan pelaku akan dijerat dengan UU Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

"Jadi pelaku ini sudah kita amankan Jumat kemarin, dan akan kita jerat dengan UU perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," ujar Kapolres, Selasa (2/6/2020).

Penulis: Arfandi S
Editor: Rhizki Okfiandi