Satgas Sebut Staf DPRD Bungo Terkonfirmasi Covid-19, Martunis: Kantor Ditutup dan Segera Tracking Seluruh Anggota

Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Bungo merilis terkait peningkatan terkonfirmasi Covid-19 melalui tes cepat molakuler (TCM). Hal ini dijelaskan Ketua Pelaksana Satgas Covid-19 Tobroni Yusuf, Selasa (6/10).

Satgas Sebut Staf DPRD Bungo Terkonfirmasi Covid-19, Martunis: Kantor Ditutup dan Segera Tracking Seluruh Anggota
Kantor DPRD Kabupaten Bungo. (Ist)

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Bungo merilis terkait peningkatan terkonfirmasi Covid-19 melalui tes cepat molakuler (TCM). Hal ini dijelaskan Ketua Pelaksana Satgas Covid-19 Tobroni Yusuf, Selasa (6/10).

"Benar hari ini sudah ada penambahan kasus baru. Terkonfirmasi Covid-19 di DPRD Kabupaten Bungo satu orang berstatus ASN berinisial TSH bersama istrinya," ungkapnya dikonfirmasi melalui pertelpon.

Dijelaskan Tobroni, pasien positif Covid-19 dilakukan isolasi dengan memperhatikan protokol kesehatan. Bahkan pihak DPRD sudah menutup kantornya hingga hari Jumat besok sebagai bentuk antisipasi penyebaran covid-19. 

"Benar kantor DPRD mulai sore tadi dan hingga Jumat ditutup. Kemudian dilakukan tracking kepada seluruh anggota DPRD Bungo agar kita lebih mengantisipasi. Malam ini tracking sudah dilakukan baik staf DPRD lainnya," terangnya. 

Hal ini mempedomani perbup nomor 48 tahun 2020 sebagai upaya untuk mengendalikan Corona virus disiase (Covid-19). Pasal 8 ayat 2 menutup tempat kerja dan menghentikan pelayanan dalam hal ditemukan kasus terkonfirmasi Covid-19 paling sedikit selama 14 hari. Dan dilakukan penyemprotan disinfektan di lokasi yang terkontaminasi Covid-19. 

"Kantor DPRD ditutup empat hari. Kita lakukan nanti sterilisasi lokasi dan staf DPRD beserta anggota dewan agar bekerja dari rumah, khusus eselon II dan III tetap masuk dan yang lain tetap di rumah," katanya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Bungo Martunis dikonfirmasi membenarkan adanya informasi satu ASN di Setwan yang terkonfirmasi positif Covid-19. 

"Yang bersangkutan sudah diisolasi dan kita minta pihak satgas untuk sterilisasi DPRD. Serta kita minta Kito minta Tim Gugus melakukan tracking kepada seluruh anggota DPRD dan staf," katanya. (red)