SEMARAK Tari Ambung Warga Binaan Lapas Perempuan di Festival Candi Muarojambi

SEMARAK  Tari Ambung Warga Binaan Lapas Perempuan di Festival Candi Muarojambi
Penampilan Tari Ambung warga binaan lapas Perempuan Muarojambi. (Romi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Festival Candi Muarojambi ke-15 resmi dibuka. Ajang tahunan sebagai promosi kebudayaan Muarojambi ini berlangsung  empat hari sejak 25-28 Juli 2019.

Yang menarik, dalam acara pembukaan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kemenkumham Jambi yang berada di Desa Bukitbaling Kec. Sekernan ikut mentas. 

"Ada enam orang warga binaan lapas yang ikut nampil membawakan tarian tradisional Tari Ambung," kata Yuli Polisi Khusus Lapas (Polsuspas) Perempuan Kemenkumham Jambi Kamis, (25/7/19).

Dikatakan Yuli, setiap warga binaan di Lapas dibina dan difasilitasi menyalurkan hobi dan bakat mereka. 

"Ada yang menjahit, menari, belajar bercocok tanam dan berbagai keahlian lain dipelajari di sana," papar Yuli.

Untuk belajar Tari Ambung yang ditampilkan warga binaan di festival ini, Yuli menyebut pihaknya bekerja sama dengan Dinas ataupun instansi terkait. 

"Kita minta bantuan pelatihan dengan Disporapar untuk melatih mereka menari. Alhamdulillah tidak butuh waktublama hanya sekitar tiga hari mereka belajar tari ambung ini," cetus Yuli.

Saat penampilan tari ambung, warga binaan ini menari dengan sangat gemulai dan serasi dengan hentakan lagu pengiring. Tak terlihat beban sebagai warga binaan yang harus menjalani masa pemasyarakatan.

"Mereka yang nampil ini rata-rata sudah menjalani dua pertiga masa hukuman," pungkas Yuli.

Beberapa rangkaian perlombaan dihelat seperti Kreasi tari dan lagu daerah, lomba mewarnai, lomba kompangan, permainan tradisional lomba fotografi dan kegiatan pendamping seperti jalan sehat dan funbike. (RED)

Kontributor : Romi R