Soal Habib Rizieq Serobot Doa, Dubes Agus: Sangat Tidak Etis dan Su'ul Adab Apalagi Talqinnya Model Reguler

Soal Habib Rizieq Serobot Doa, Dubes Agus: Sangat Tidak Etis dan Su'ul Adab Apalagi Talqinnya Model Reguler
Habib Rizieq dan jemaah serta pengikutnya doa talqin di pemakaman Mbah Moen. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA MEKKAH - Duta besar Indonesia untuk Arab Saudi, Agus Maftuh Abegebriel bercerita soal imam besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang menerobos kerumunan untuk membacakan doa pada prosesi pemakaman ulama sepuh Maimoen Zubair atau Mbah Moen. Menurut Agus, Rizieq menerobos dan memimpin doa tanpa diminta. Rizieq pun disebut melanggar tradisi Nahdlatul Ulama.

"Saya apresiasi siapa pun doakan guru saya. Tapi ya mbok pakai tata krama," ujar Agus, Kamis (8/8).

Agus menuturkan pada prosesi pemakaman, komplek pemakaman Ma'la memang dipenuhi oleh jemaat haji. Agus yang saat itu mengangkat keranda Maimoen mengaku pontang-panting saking banyaknya jemaat berdesakan. Ia baru menyadari kehadiran Rizieq saat prosesi pemakaman selesai dilakukan. Menurut Agus Rizieq membacakan doa dengan suara lantang di tengah kerumunan jamaah.

Rizieq, kata dia, membacakan talqin tanpa diminta. Sedangkan dalam tradisi NU, seorang Kiai besar seperti Maimoen alias Mbah Moen, jarang dibacakan talqin. Walaupun ditalqin, itu dilakukan oleh seorang kiai yang berada setingkat dengan kiai yang wafat tersebut. "Sebenarnya ini sangat tidak etis dan terlalu berani, dan su'ul adab (tak etis) apalagi talqinnya model reguler," ujar Agus.

Agus menyayangkan sikap Rizieq yang tidak berkoordinasi dengan dirinya terlebih dahulu. Ia mengatakan meski tergolong muda, namun saat itu dirinya adalah sahibul bait atau tuan rumah. Ia mengaku memang tak bisa melarang orang yang ingin mendoakan sosok gurunya tersebut, namun dalam tradisi pesantren, biasanya ulama senior yang diminta memimpin doa.

"Lha ini kok ada yang main serobot doa tanpa izin sahibul bait yang punya tanggung jawab," ucap dia seperti dilansir tempo.co.

Setelah itu, kata Agus, dirinya baru bisa masuk ke kerumunan jemaat bersama dengan Menteri Agama Lukman Hakim Syarifuddin. Mereka lalu bersama-sama mendoakan Mbah Moen. Agus menyebut Lukman berpesan untuk selalu menjadikan Mbah Moen sebagai teladan. (RED)