Tak Berdaya Atasi PETI, CE Curhat ke KPK

Tak Berdaya Atasi PETI, CE Curhat ke KPK
Bupati Sarolangun Cek Endra (Arfandi S/ BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN- Bupati Sarolangun, Cek Endra menyampaikan keluh kesahnya soal maraknya Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Sarolangun kepada pihak Komisi Pemberantas Korupsi (KPK).Bupati Cek Endra mengaku tak berdaya menangani hal tersebut.

"PETI ini di Jambi salah satunya yang ada kan di Sarolangun, yang besar. Kita ini tidak berdaya di Sarolangun disuruh ngawasi daerah mengenai pertambangan ini semua, terus terang kita tidak memiliki anggaran untuk itu. Dinasnya pun ada di Pemerintah Provinsi Jambi," kata Cek Endra (27/11/2019).

Cek Endra mengatakan, dari hal tersebut seharusnya yang lebih aktif itu Pemerintah Provinsi Jambi. Dua tahun yang lalu pihaknya menganggarkan Rp300 juta untuk monitoring kawasan Peti tapi tidak didampingi oleh Provinsi.

"Kedepan saya usulkan melalui KPK agar Provinsi memberikan perhatian sesuai dengan kewenangannya dan juga bagaimana menertibkan ini," kata Cek Endra.

Ia menyebut, kalau di Provinsi lain ada peraturan daerah (Perda) soal tambang rakyat, kenapa Provinsi Jambi tidak melakukan itu.  

"Apalagi itu adanya di lahan pekarangan masyarakat yang diluar konsesi pertambangan besar, saya pikir solusi yang terbaik memberikan kesempatan kepada masyarakat dengan aturan atau dengan perda," katanya.

Ia menjelaskan, dari berbagai upaya itu sehingga katanya pihaknya bisa mengatur itu, bisa mengawasi itu. Termasuk juga ada sumber dana pendapatan daerah dari situ. Kalau itu bisa diurus ia yakin masyarakatnya bisa tertib. 

"Mereka pun aman, tidak merasa dikejar-kejar terus dan tahu kewajibannya apa, termasuk kita dalam usaha pengendalian lingkungan,"pungkasnya.

Reporter: Arfandi S

Editor: Rhizki Okfiandi