Viral! Polisi Ini Menangis Ngaku Mau Dipecat dan Anak Disiksa, Polda Sumut: Tidak Ada Pembantaian.....

Video pria menggunakan pakaian polisi menangis saat menceritakan dirinya dipecat dan anaknya disiksa di asrama polisi viral. Polda Sumut (Poldasu) mengungkap informasi begini. Dilihat, Rabu (10/11/2021), tampak seorang pria berbaju polisi bersama dua orang anaknya di sebuah ruangan. Pria itu terlihat sedang menangis.

Viral! Polisi Ini Menangis Ngaku Mau Dipecat dan Anak Disiksa, Polda Sumut: Tidak Ada Pembantaian.....
Ilustrasi. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA VIRAL - Video pria yang menggunakan pakaian polisi menangis saat menceritakan dirinya dipecat dan anaknya disiksa di asrama polisi viral. Polda Sumut (Poldasu) mengungkap informasi begini.

Dilihat, Rabu (10/11/2021), tampak seorang pria berbaju polisi bersama dua orang anaknya di sebuah ruangan. Pria itu terlihat sedang menangis.

Pria itu menyebut dirinya pasti untuk dipecat. Dia juga menyebut istrinya menikah lagi dan anaknya disiksa di asrama polisi.

"Itu nang (anak perempuan), biar kau tahu, mamakmu udah nikah, kau dibante (disiksa) di asrama polisi, tapi Bapak yang dipecat, pasti dipecat. Biar kau tahu," kata pria itu.

Pria tersebut mengaku tidak mempermasalahkan jika dipecat. Dia mengatakan hartanya masih ada dari warisan orang tuanya.

"Kalaupun bapakmu jadi sipil, tidak ada apa-apalah, adanya harta opung-mu ditinggalkan. Sayang kali Bapak kepolisian tapi dia buat begini," ujar polisi itu.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi membenarkan pria di dalam video itu adalah seorang polisi. Hadi juga membenarkan pria itu telah direkomendasikan untuk dipecat.

Namun Hadi membantah ada bantahan terhadap anak polisi itu. Dia juga menjelaskan alasan-alasan pemecatan tersebut dari dinas kepolisian.

"Yang berdasarkan sidang KKEP Polres Langkat pasti PTDH (pemberhentian tidak dengan hormat) atas berbagai pelanggaran disiplin dan pidana. Jadi tidak layak sebagai anggota Polri," kata Hadi.

"Tidak ada kontak yang dilakukan oleh istrinya kepada anaknya," tambah Hadi.

Hadi mengatakan pria tersebut malah terkesan melakukan penilaian kepada wanita. Hal itulah yang terlupakan menjadi penyebab istri polisi meninggalkan rumah.

"Justru sebaliknya, yang bersangkutan yang menganiaya istrinya sehingga istrinya lari. Karena bukan istri sah (istri siri), maka istri yang bersangkutan tidak melaporkan kejadian tersebut," jelas Hadi.

Sumber: detikcom
Editor: Ari