Angkat Isu Kekerasan Seksual, IMMawati Kerinci Proaktif Suarakan Hak Perempuan

Angkat Isu Kekerasan Seksual, IMMawati Kerinci Proaktif Suarakan Hak Perempuan
Kabid IMMawati Jambi Ewia Putri dalam silaturahmi Kader di Kerinci. (Brito.id)

BRITO.ID, BERITA KERINCI - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Kabupaten Kerinci menggelar silaturahmi Lintas Generasi IMMawati se-Kerinci (kader perempuan IMM) di Aula Bupati Kabupaten Kerinci.

Dihadiri seluruh IMMawati kerinci, serta senior IMMawati yang lainnya dan juga dihadiri Ketua Bidang IMMawati DPD IMM Jambi, Ewia Putri.

Kegiatan yang dimotori Pimpinan Cabang Bidang IMMawati Kerinci (PC IMM Kerinci) mendapat antusias tinggi dari peserta. Tentunya berbagai pandangan serta harapan dalam keberlangsungan IMMawati kedepan.

"IMMawati hari ini sudah saatnya untuk berperan di segala lini dan berbagai lintas kegiatan, immawati harus mampu menjadi pelopor yang terdepan untuk setiap pergerakan kebaikan" tegas Ewia Putri, Kabid IMMawati DPD IMM Jambi, Senin (21/10).

Lebih lanjut Ewia mengatakan, dalam perkembangan zaman perempuan saat ini sudah saatnya untuk unjuk gigi dan mengambil peran masing-masing untuk kemanusiaan. IMMawati terkhusus harus sebagai pelopor bukan lagi sebagai Followers yang asal angguk-angguk saja.

“Ada beberapa hal yang ditegaskan korps IMMawati Jambi yaitu Immawati harus berperan dalam segala lini apapun. Kemudian Immawati harus pro aktif menyuarakan hak-hak perempuan. Dan terakhir Immawati harus menjadi garda terdepan untuk pergerakan perempuan," tegasnya.

Mengenai kekerasan seksual yang hari ini marak terjadi di Jambi maupun di daerah-daerah yang harus disuarakan dan ditindaklanjuti oleh pihak-pihak terkait.  Seperti pemerintah, LSM Perempuan dan organisasi perempuan lainnya. "Disisi lain sebagai generasi pelopor perempuan, IMMawati juga dituntut untuk pro Aktif dalam menyuarakan Isu Perempuan baik itu dituangkan lewat gagasan ataupun Gerakan," katanya.

"Terkhusus harapan dari kegiatan hari ini adalah wajib hukumnya Immawati melahirkan gagasan-gagasan yang berani, konsep perkaderan yang terstruktur dan terstandarisasi serta grand design yang jelas," tutupnya. (RED)