Api Lahan Gambut di Kedalaman 3 Meter Membuat Satgas Karhutla Sulit Lakukan Pemadaman

Api Lahan Gambut di Kedalaman 3 Meter Membuat Satgas Karhutla Sulit Lakukan Pemadaman
TNI memantau lokasi lahan gambut terbakar. (Deni/brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Lokasi yang cukup jauh serta kedalaman lahan gambut yang cukup dalam membuat tim Satgas Karhutlah mengalami kesulitan. Terutama untuk membadamkan api di Desa Arang-arang, Kumpe Ulu, Kabupaten Muaro Jambi.

Danrem 042/Garuda Putih  sekaligus Dansatgas Karhutla, Kolonel Arh Elpis Rudy Minggu (4/8/2019) mengatakan, saat ini tim terus berupaya melaksanakan pemadaman dan pendingin di lokasi tersebut.

Kata Danrem dengan kondisi lokasi sulit di jangkau dan kedalaman lahan gambut mencapai 3 meter membuat tim sedikit mengalami kesulitan. 

"Upaya pemadaman dan pendingin dilaksanakan dari dua sisi, yakni via satgas darat dan satgas udara menggunakan water bombing dengan menerjunkan 200 personil gabungan," ujarnya.

Lanjutnya, guna mengantisipasi agar api tidak meluas ke lahan sekitar lokasi, petugas membuat kanal pembatas yang di isi air. "Upaya pemadaman bisa mencapai waktu 3 hingga 4 hari," katanya.

Dijelaskannya, untuk luasan yang terbakar mencapai 36 hektar yang merupakan lahan masyarakat. Dan, tim telah berhasil memadamkan sekitar 29 hektar.

"Kalau saya lihat, ini memang ada unsur kesengajaan," ujarnya.

Terkait pemilik lahan sendiri, Danrem mengaku bahwasanya saat ini tengah dilakukan penyelidikan dan pendalaman. Dirinya juga menyampaikan dari data yang tercatat mulai bulan Januari hingga saat ini lahan terbakar di Provinsi Jambi mencapai 247 hektar.

Danrem mengimbau kepada seluruh masyarakat maupun perusahaan perkebunan agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Karena dengan kondisi kemarau saat ini, Api sekecil apapun dapat merambat dengan cepat. (Red)

Reporter : Deni