Bupati Masnah "Ngantor" di Lokasi Karhutla

Bupati Masnah
Bupati Muarojambi Masnah Busyro mendapatkan penjelasan dari petugas soal Karhutla. (Romi/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI - Pemadaman kebakaran hutan dan lahan di lokasi PT Bara Eka Prima, Desa Puding Kecamatan Kumpeh masih terus dilakukan. Tim gabungan dari TNI, POLRI, BPBD, Manggala Agni masih berjibaku di lokasi kebakaran. 

Bupati Muarojambi Hj. Masnah Busyro pun terjun langsung ke lokasi karhutla. Beliau bakal rutin ngantor di lokasi Karhutla  sedikitnya selama tiga hari kedepan.

"Sudah seminggu di sini (lokasi karhutla). Tiga hari ini kita berkantor di sini," kata Bupati Muarojambi Masnah Busyro Minggu (22/9/19).

Dikatakan Bupati, kondisi asap khususnya di lokasi karhutla memang kian pekat. Jarak pandang kian berkurang dan mata terasa perih. Kondisi lahan di Muarojambi berkontur gambut membuat api sulit dipadamkan. Beberapa titik di Kumpeh terparah kebakarannya berada di Desa Puding, Betung dan Desa Pematangraman. 

"Muarojambi ini kan 40 persennya gambut. Apalagi saat ini musim kemarau, angin kencang membuat api cepat merambat. Kondisi sumber air yang minim dan kanal-kanal yang kering juga menghambat proses pemadaman," terang Bupati.

Bupati pun menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap kerja tim gabungan di lapangan yang tak kenal lelah memadamkan karhutla. Di tengah segala kondisi yang ada, tim tetap berjibaku.

"Untuk menjaga kondisi kesehatan tim, kita siagakan petugas kesehatan di setiap posko karhutla. Bahkan ambulance juga kita standbye kan," kata Masnah.

Pada kesempatan itu, Masnah tak henti-hentinya mengimbau kepada masyarakat agar sama-sama menjaga lingkungan. Warga dipinta untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya sangat merugikan. Selain itu, warga Muarojambi, khususnya anak-anak dipinta untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. 

"Kondisi ISPU saat ini cukup tinggi. Kurangi aktivitas di luar rumah apalagi anak-anak untuk menghindari terpapar ISPA. Jika harus keluar rumah selalu gunakan masker penutu mulut dan hidung. Dan tetap kita selalu ingatkan agar jangan pernah membuka lahan dengan membakar," pungkas Bupati. (adv/rom)