Covid- 19, di Bandara Sultan Thaha Jambi Penumpang Diwajibkan Jelaskan Riwayat Perjalanan

Covid- 19, di Bandara Sultan Thaha Jambi Penumpang Diwajibkan Jelaskan Riwayat Perjalanan
Para Penumpang Saat Menyerahkan Riwayat Perjalanan ke Petugas (Dewi Anita/BRITO.ID)

BRITO.ID,BERITA JAMBI - Para penumpang pesawat yang baru tiba di terminal kedatangan Bandara Sultan Thaha Jambi wajib memberikan keterangan terkait kedatangan dan riwayat perjalanan mereka kepada petugas kesehatan.

"Sejak tanggal 19 Maret 2020 telah dilakukan screening dan tracing awal kedatangan serta riwayat perjalanan penumpang melalui Bandara Sultan Thaha Jambi oleh petugas Dinas Kesehatan Kota Jambi," terang Esekutif General Manager PT Angkasa Pura II Bandara Sultan Thaha Jambi Muhammad Hendra Irawan.

Bandara telah menyediakan area pengecekan penumpang datang yang dibutuhkan oleh Pemerintah Kota Jambi sebagai tindak lanjut Instruksi Wali Kota Jambi nomor 188.5.5/1670/DINKES/2020 tanggal 16 Maret 2020 tentang Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (COVID-19).

Para petugas dari Dinas Kesehatan tersebut menanyai satu persatu penumpang saat mereka baru turun dari tangga berjalan di terminal kedatangan. Kemudian mereka mengantre menunggu giliran melakukan screening dan tracing.

"Kendati mengantre, tapi tetap diberlakukan jarak satu dengan lainnya, kami membuat garis untuk setiap penumpang, sekaligus sosialisasi social distancingkepada masyarakat," jelas Irawan.

Sementara itu Eksekutif General Manager (EGM) PT Angkasa Pura II Bandara Sultan Thaha Jambi Muhammad Hendra Irawan menyebutkan dalam rangka mendukung program pencegahan penularan Virus Covid-19, PT Angkasa Pura II (Persero) selaku pengelola Bandara Sultan Thaha Jambi terus menerus melakukan upaya preventif untuk mengantisipasi penularan virus khususnya di dalam area bandara.

Selain penambahan prosedur pengecekan suhu pengguna jasa yang akan masuk ke terminal, pihak bandara juga melakukan rekayasa pembatasan jarak antrian atau optimal distancing yang merupakan implementasi dari strategi social distancing yang banyak diterapkan di beberapa negara untuk menghindari ataupun memperlambat penyebaran bakteri atau COVID-19.

Penulis: Dewi Anita

Editor: Rhizki Okfiandi