CPNS Dianulir, drg Romi Ditawari Posisi Ketua di Kementerian PPPA

CPNS Dianulir, drg Romi Ditawari Posisi Ketua di Kementerian PPPA
Drg Romi. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA PADANG - Dokter gigi Romi Syofpa Ismael, yang dianulir sebagai CPNS oleh Pemkab Solok Selatan Sumatera Barat karena disabilitas, ditawari posisi Ketua Pusat Informasi Perempuan Penyandang Disabilitas. Jabatan yang sedang disiapkan itu akan berada di bawah Kementerian PPPA.

"Kita bentuk organisasi ini, yang akan langsung berada di bawah kementerian," kata Asisten Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian PPPA Nyimas Aliyah saat bertemu dengan drg Romi di Padang, Minggu (28/7/2019).

Keberadaan organisasi itu akan menjadi sarana bagi para penyandang disabilitas dalam memperjuangkan berbagai hal terkait hak-hak mereka.

"(Ini) komunitas untuk membela tema-teman, terutama perempuan disabilitas. Mereka harus selalu diberdayakan untuk menjadi perempuan disabilitas berprestasi," kata Nyimas.

Dapat tawaran seperti itu, Ami--panggilan dokter Romi--terlihat tersenyum. Namun ia belum memberikan jawaban.

"Fokus saya sekarang ini masih pada kasus ini, bagaimana hak saya dikembalikan," kata Ami kepada detikcom.

Ami gagal menjadi CPNS, setelah kelulusannya dibatalkan oleh Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, terkait dengan kondisinya yang mengalami disabilitas. Padahal ia sudah melewati semua jenis tes dan lulus sebagai peringkat pertama.

Bersama kuasa hukumnya dari LBH Padang, saat ini Ami sedang menyiapkan gugatan PTUN kepada Pemerintah Kabupaten Solok Selatan. Gugatan akan dimasukkan akhir Juli ini. 

Selain ke PTUN, tim kuasa hukum sedang menyiapkan gugatan pidana karena Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dinilai melanggar pasal 154 tentang larangan untuk menghilangkan hak disabilitas. (RED)