Dekan FKM USU Bangga Fasha Akomodir 46 Persen Lulusan SKM Jadi Kepala Puskemas

Dekan FKM USU Bangga Fasha Akomodir 46 Persen Lulusan SKM Jadi Kepala Puskemas
Walikota Jambi Sy Fasha (Dewi/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Bagi Wali Kota Jambi Sy Fasha, keberadaan tenaga kesehatan masyarakat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kesehatan.

Fasha menjelaskan tenaga kesehatan baik PTT maupun ASN di Kota Jambi b anyak yang berasal  dari USU. Seyogyanya tenaga  kesehatan, baik yang berada di puskesmas, OPD, ataupun rumah sakit bisa memberi kontribusi besar terhadap masyarakat.

“Misalnya dalam hal kesehatan, mencegah atau memberi edukasi berperilaku hidup sehat agar lebih ditingkatkan, sehingga pengobatan bisa diminimalisir,” kata Fasha terkuat sosialisasi program Pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU).

Fasha juga mengatakan tenaga kesehatan di Kota Jambi sedang intens promosi kesehatan dan penyuluhan kesehatan di puskesmas. 

“Ini memang kita lakukan agar masyarakat bisa mengetahui bagaimana pola hidup sehat, sehingga bisa menjalankan aktifitas dengan lancar,” jelasnya, Rabu (24/7). 

Sementara itu Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat USU Ida Yustina mengatakan, kedatangannya di Kota Jambi untuk memperkenalkan Fakultas Kesehatan Masyarakat USU.  

“Kita sekarang ini S1 nya Alhamdulillah sudah akreditasi A. Kemudian S2 nya juga sudah A dan S3 nya hampir akreditasi A,"  katanya. 

Ida juga mengapresiasi Fasha yang sangat mengakomodir lulusan sarjana berlatar belakang kesehatan masyarakat. 

"Saya dengar 46 persen kepala puskesmas di kota Jambi dipimpin lulusan sarjana kesehatan masyarakat. Itu sangat luar biasa yang ditunjukkan oleh Walikota Jambi,” sebutnya.

Dirinya berharap kedepan Jambi dapat menambah persentase lulusan sarjana Kesehatan masyarakat memimpin Puskesmas di Kota Jambi. “Semoga dibawah  pimpinan Walikota Jambi ini semakin maju. Memperhatikan para lulusan sarjana kesehatan masyarakat demi kemajuan kesehatan masyarakat di kota Jambi,” pungkasnya. (RED)

Reporter : Dewi Anita