Disebut-sebut Harus Bayar, Relokasi Pedagang di Pasar Tebingtinggi Berakhir Ricuh

Relokasi pedagang di pasar tradisional Tebingtinggi ke Pasar Rakyat Tebingtinggi di Jalan Sungai lanjut KM.3 Kelurahan Tebingtinggi, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat berlangsung ricuh.

Disebut-sebut Harus Bayar, Relokasi Pedagang di Pasar Tebingtinggi Berakhir Ricuh
Pasar Rakyat Tebingtinggi (ist)

BRITO.ID BERITA TANJAB BARAT- Relokasi pedagang di pasar tradisional Tebingtinggi ke Pasar Rakyat Tebingtinggi di Jalan Sungai lanjut KM.3 Kelurahan Tebingtinggi, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Tanjung Jabung Barat berlangsung ricuh. 

Namun kericuhan tidak berjalan lama, setelah relokasi yang dilakukan pihak Kecamatan dan kelurahan dibantu personel Babinsa dan Subsektor Tebingtinggi dan Anggota DPRD turun ke lokasi memenangkan para pedagang. 

Salah Satu Anggota DPRD Tanjab Barat Dapil Tebingtinggi Budi Azwar kepada Brito.id mengatakan, kericuhan terjadi lantaran ada kesalahpahaman antara pedagang dan petugas kelurahan di lapangan.

"Iya tadi memang sempat ricuh, tapi sudah kembali normal dan tidak sempat anarkis."Tegas Budi saat dihubungi Brito.id via Ponselnya Sabtu (4/7). 

Budi menjelaskan, penolakan pedagang lantaran kecewa adanya informasi jika para pedagang harus membayar sejumlah uang jika ingin menempati lapak di pasar yang baru. 

"Setelah kita cari tau ternyata informasi itu tidak benar, dan dari pengakuan pedagang sore nanti mereka setuju untuk pindah." Katanya 

Budi kembali menjelaskan, setelah pembangunan pasar yang bersumber dari APBN senilai Rp 6 Miliar selesai dibangun. Upaya pemerintah kecamatan dan Kelurahan terus dilakukan untuk relokasi pedagang  

"Seperti sosialisasi pendekatan kepada para pedagang." Imbuhnya. 

Intinya, kondisi saat ini sudah kembali kondusif dan para pedagang sudah mulai nampak tenang.

Penulis: Heri Anto
Editor: Rhizki Okfiandi