Ditanya Prabowo Soal Beda Stok Beras, Jokowi: Ada Mau Impor Ada Tidak Tapi Jika Diputuskan Ya Dijalankan

Ditanya Prabowo Soal Beda Stok Beras, Jokowi: Ada Mau Impor Ada Tidak Tapi Jika Diputuskan Ya Dijalankan

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Calon presiden petahana Joko Widodo mengatakan perbedaan pendapat antarmenteri di Kabinet Kerja merupakan hal biasa dan menjadi dinamika dalam setiap rapat yang dia pimpin.

"Ya kalau ada perbedaan-perbedaan seperti itu, saya kira dalam dinamika sebuah di rapat-rapat, saya persilakan kok. Menteri-menteri itu debat, saya persilakan, saya dengarkan," kata Jokowi menanggapi pertanyaan capres Prabowo Subianto dalam debat capres di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis malam (17/1).

Dalam sesi tanya-jawab antarpasangan calon tersebut, Prabowo menanyakan pendapat Jokowi terkait adanya perbedaan data stok beras di Tanah Air yang menyebabkan Pemerintah mengimpor beras.

"Di antara menteri-menteri Bapak itu berseberangan. Ada yang mengatakan persediaan beras cukup, tapi mau impor beras. Bagaimana pejabat yang bapak angkat, termasuk Dirut Bulog, Pak Buwas, mengatakan cukup, Mentan bilang cukup; tapi Mendag iZinkan impor pangan banyak. Ini membingungkan?" tanya Prabowo kepada Jokowi.

Jokowi menjawab bahwa perbedaan pendapat di kalangan menteri-menterinya merupakan hal biasa, namun ketika sudah mencapai keputusan, maka itu harus dijalankan oleh jajarannya.

"Ada yang mau tidak impor, ada yang mau impor; tetapi kalau sudah diputuskan ya memang harus dijalankan. Nanti kalau sudah rampung debatnya baru saya putuskan, impor atau tidak itu baru kita putuskan," ujarnya. (red)