Duh! Duit Rp25 Ribu Cuma Dapat Seperempat Kilo Cabai di Muarojambi

Duh! Duit Rp25 Ribu Cuma Dapat Seperempat Kilo Cabai di Muarojambi
Suasana pasar tradisional di Muara Jambi. (Romi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MUAROJAMBI  - Harga komoditi cabai di Pasar Tradisional Sengeti, makin menggila. Harga cabai merah dan cabai rawit saat ini menyentuh harga Rp100 ribu perkilogram. 

"Makin naik mas, sekarang sudah Rp100 ribu perkilo," kata Pedagang Sembako di Pasar Sengeti, Suarni, Senin (15/7).

Suarni mengatakan bahwa komoditi cabai masih langka. Stok cabai di agen Pasar Angso Duo sangat terbatas. Sementara jumlah pedagang yang membutuhkan komoditi ini lebih banyak. 

"Kita sesama pedagang saja sampai rebut-rebutan, itu karena stoknya memang sedikit," ujarnya. 

Suarni mengatakan bahwa cabai rawit dan cabai merah dijual seharga Rp100 ribu perkilo. Sementara bagi konsumen yang membeli cabai sebanyak seperempat kilogram dibandrol seharga Rp30 ribu. 

"Kalau beli sekilo kita kasih harga Rp100 ribu, tapi yang beli seperempat kita kasih harga Rp30 ribu," ujarnya. 

Pedagang Sembako lain bernama Muslim menyampaikan hal senada. Muslim menjual cabai rawit kepada konsumennya seharga Rp100 ribu. Sementara cabai merah dijualnya seharga Rp70 ribu perkilogram. 

"Cabai merah itu kita jual agak murah karena kualitasnya kurang baik. Kalau yang bagus tetap Rp100 ribu perkilo," ujarnya. 

Muslim mengatakan sejak usai lebaran Idul Fitri 1440 H, harga komoditi cabai di Pasar Tradisional Sengeti terus melonjak. Harga komoditi itu yang awalnya hanya Rp64 ribu per kilogram terus melambung hingga menyentuh Rp100 per kilogram. 

"Kalau stok cabai masih susah, kita pastikan harga tidak mungkin normal. Pasokan cabai di pasaran saat ini sedang tipis, mau tidak mau harga akan terus naik," kata Muslim. (RED)

Kontributor: Romi R