Gakumdu Dalami Kasus Politik Uang di Sungai Penuh, Ini Hasilnya...

Gakumdu Dalami Kasus Politik Uang di Sungai Penuh, Ini Hasilnya...

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Kasus money politik atau bagi-bagi uang jelang Pemilu 2019 lalu terus di dalami oleh Tim Gakumdu dan Bawaslu Kota Sungai Penuh. Kini kasus tersebut memasuki babak klarifikasi kepada pelaku dan saksi.

"Setelah mengamankan barang bukti dan pelaku serta mengurai perkaranya, kini tim sedang melakukan klarifikasi atas tangkapan tersebut dan pelaksanaan kasus ini sesuai dengan mekanisme UU Pemilu," kata Dir Reskriumum Polda Jambi, AKBP M Edi Faryadi yang juga anggota Gakumdu Provinsi Jambi, saat dihubungi Minggu (21/4/2019).

Dikatakannya, sesuai dengan tahapan dan mekanisme dari UU Pemilu, untuk kasus OTT money politik atau bagi-bagi uang jelang Pemilu yang terjadi di Kota Sungai Penuh, kini masih ditangani oleh Gakumdu setempat sesuai batas waktu yang ditentukan.

"Nanti baru kasus itu dilimpahkan ke Gakumdu Provinsi Jambi untuk dibahas tingkat akhir," ujarnya.

Polda Jambi, sebagai anggota Gakumdu dalam hal kasus di Sungai Penuh tersebut, sudah menjadi assistensi Gakumdu Provinsi Jambi untuk ditangani lebih awal di Gakumdu Sungai Penuh sesuai prosedurnya.

Untuk diketahui, kasus itu terungkap setelah anggota Satgas Gakkumdu bersama anggota Bawaslu Kota Sungai Penuh, Polres Kerinci mengamankan empat pelaku yang hendak melakukan aksi bagi-bagi yang jelang Pemilu lalu.

Tim gabungan yang sedang berpatroli di kota tersebut, mencurigai dan melakukan pemeriksaan di Hotel Arjuna dan mendapati kamar hotel bernomor 202, lalu tim melaksanakan pemeriksaan kamar tersebut serta ditemukan tiga laki-laki dan seorang perempuan yang merupakan caleg dari Partai Gerindra dari dalam kamar hotel.

Pada saat diperiksa didalam kamar tersebut ditemukan barang-barang berupa koper berisi uang sekitar Rp90 juta terdiri atas pecahan uang Rp100 ribu, Rp50 ribu, Rp20 ribu, Rp10 ribu dan Rp5.000, kemudian  dokumen Pileg, kartu nama caleg, amplop dan kaos berlogo partai.

Selanjutnya orang-orang dan barang temuan tersebut dilakukan pemeriksaan diamankan di kantor Bawaslu guna di lakukan Pemeriksaan oleh Tim Gakkumdu. 

Keempat pelaku yang diamankan itu adalah Yanti Maria Susanti (42) pekerjaan anggota DPRD Provinsi Jambi yang juga caleg DPR RI nomor urut 8 dari partai Gerindra, kemudian Zainal Abidin (44) pekerjaan swasta (mantan wakil bupati Kerinci periode 2009 hingga 2019), Edi Saputra (32) pekerjaan swasta dan Ikrar Dinata (41) pekerjaan PNS Kabupaten Tanjungjabung Timur yang juga Korwil Pendidikan Kecamatan Mendahara Ulu. (RED)

Reporter : Deni S