Gandeng Amerika, Ternyata Ini Cara Polri Tangkal Berita-berita Hoaks

Gandeng Amerika, Ternyata Ini Cara Polri Tangkal Berita-berita Hoaks

BRITO.ID, BERITA YOGYAKARTA - Divisi Humas Mabes Polri memperkuat kapasitas jajarannya untuk menangkal pesatnya berita-berita hoaks di media sosial, melalui pelatihan "Counter Messaging" yang digelar di Yogyakarta, Senin.

Pelatihan yang akan berlangsung hingga Rabu (30/1) itu melibatkan instruktur dari International Criminal Investigative Training Assistance Program (ICITAP) dari Kedutaan Besar Amerika Serikat.

"Seperti kita tahu sekarang ini kan ramai-ramainya hoaks, booming-nya hoaks. Jadi kami mempersiapkan sumber daya menusia (SDM) untuk menghadapi itu," kata Karo PID Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi FFJ Mirah seusai pembukaan acara itu.

Menurut Mirah, belakangan ini peredaran informasi maupun berita hoaks di dunia maya cenderung meningkat. Peningkatan itu ikut dipengaruhi oleh situasi politik menghadapi Pemilu 2019.

"Parah atau tidaknya tergantung dari orang yang menanggapi. Pesan-pesan (hoaks) itu tergantung kita mau baca atau tidak. Saya kira rekan-rekan sudah tahulah kalau baca-baca yang begitu itu malas sudah," kata dia.

Mabes Polri, kata dia, telah memiliki teknologi yang memadai untuk menangkal informasi atau berita hoaks di media sosial. Tidak tanggung-tanggung, lembaga negara itu juga telah membentuk tim patroli cyber yang setiap hari aktif menelusuri akun-akun yang menyebarkan kabar bohong atau fitnah. Namun demikian, menurut Mirah, kapasitas SDM, khususnya anggota Divisi Humas Polri masih perlu terus ditingkatkan.

Ia menjelaskan, selain memang sudah ada kerja sama, ICITAP dari Kedutaan AS dilibatkan karena secara kapasitas dan teknologi mereka lebih maju.

"Dari kepolisian sebenarnya sudah ada kader instruktur khusus 'counter messaging'. Tinggal kita kombinasikan dengan kebutuhan kita dan teknologi yang mereka punya," kata dia.

Pelatihan yang dipandu oleh Chief Of Operations US DOJ ICITAP Indonesia John Ruffcon itu diikuti 22 orang yang berasal dari Divisi Humas Polri, Polda DIY, Polda Bangka Belitung, Polda Kepri, Polda Jabar, Polda Kalteng, Poda Gorontalo, Polda Sulut, Polda Jateng, Polda Riau, dan Pusdiklantas.

"Masing-masing Polda nanti akan bergantian mengikuti pelatihan ini," kata Mirah. (red)