Ganti Meubeler Sekolah, Disdikbud Batanghari Butuh 8 Tahun

Ganti Meubeler Sekolah, Disdikbud Batanghari Butuh 8 Tahun

BRITO.ID, BERITA BATANGHARI – Sekolah di Kabupaten Batanghari masih banyak kekurangan bangku dan meja belajar, bahkan diperkirakan ribuan unit.  

Hal ini diungkapkan Kabid Pendidikan Dasar Disdikbud Batanghari, Zulfadli. Dia mengatakan angka kerusakan dan kekurangan meubeler sekolah SD dan SMP di Kabupaten Batanghari berdasarkan kebutuhan mencapai delapan ribu unit.

"Data ini bersifat sementara karena jumlah meubeler secara kompleks banyak yang rusak, bahkan setiap tahunnya bertambah," ujar Zulfadli, Kamis (24/1).

Pada tahun 2018 jumlah meubeler yang dibantu ke sekolah berjumlah sekitar 1.200.

Berlanjut pada 2019 ini Disdikbud juga menganggarkan seribu lebih melalui APBD Batanghari.

"Belanjanya pun akan dilaksanakan seperti tahun lalu, melalui belanja e-catalog," cetusnya.

Disdikbud tidak dapat memastikan meubeler yang rusak ini bisa diganti semua. Hal ini butuh waktu sangat lama jika setiap tahunnya hanya bisa dibantu seribu unit.

" Artinya kita butuh 8 tahun jika setiap tahun hanya bisa dianggarkan melalui APBD Batanghari seribu unit," paparnya.

Namun demikian Disdikbud tak tinggal diam untuk mengatasi persoalan kekurangan kerusakan meubeler ini. Karena dinas akan mengajukan ke pusat agar mendapat bantuan melalui APBN untuk bantuan ini.

Mengingat anggaran yang dibutuhkan, untuk memenuhi kebutuhan sekolah tersebut masih kurang. Selain itu, Disdikbud juga sebelumnya menghimbau ke sekolah untuk meubeler yang rusak dapat di perbaiki segera melalui dana BOS.

"Kalau lah bangku ataupun meja belajarnya rusak dan bisa diperbaik sekolah juga jangan tinggal diam,  karena  untuk rehab kecil seperti belanja perbaikan boleh menggunakan dana BOS sesuai dengan porsinya," tandasnya.

Lebih lanjut kata Zulfadli pada 2019 ini Disdikbud juga akan mengganggarkan sarana prasana seperti Rehab gedung, WC dan Pengadaan Meubeler.

"Untuk jumlah pastinya belum valid, nanti akan kita samapaikan lagi," pungkasnya. (red)

Kontributor : Syahreddy