Gempar! Pria Ini Cabuli Anak-anak di Masjid Bungo-Jambi Saat Lagi Sholat

Gempar peristiwa dugaan pencabulan yang dilakukan oleh karyawan rumah makan di dalam Masjid Al Jumhuriah, Kecamatan Pasar Muarabungo, Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Peristiwa pencabulan yang diduga dilakukan berinisial IMR (34) berjenis kelamin laki-laki dilaporkan oleh pihak pengurus Masjid ketiga kalinya. Hal ini dibenarkan Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro, Rabu (8/12) saat meninjau lokasi peristiwa pencabulan. 

Gempar! Pria Ini Cabuli Anak-anak di Masjid Bungo-Jambi Saat Lagi Sholat
Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro saat meninjau lokasi peristiwa pencabulan di Masjid Al Jumhuriah Bungo, Jambi, Rabu (8/12). (Brito.id)

BRITO.ID, BERITA BUNGO - Gempar peristiwa dugaan pencabulan yang dilakukan oleh karyawan rumah makan di dalam Masjid Al Jumhuriah, Kecamatan Pasar Muarabungo, Kabupaten Bungo Provinsi Jambi. Peristiwa pencabulan yang diduga dilakukan berinisial IMR (34) berjenis kelamin laki-laki dilaporkan oleh pihak pengurus Masjid ketiga kalinya.

Hal ini dibenarkan Kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro, Rabu (8/12) saat meninjau lokasi peristiwa pencabulan. 

"Pelaku diduga melakukan pencabulan anak di dalam masjid. Waktu yang diambilnya pada usai sholat Maghrib dan Isya," katanya.

Dijelaskan Guntur, pelaku mencari korban anak berusia remaja SMP. Disaat jemaah sedang sholat, pelaku berusaha melakukan tindak pidana pencabulan. "Sasarannya anak-anak, karena memang jemaah di sini banyak anak-anak. Disaat aksinya ketiga korban berusia lanjut dan jemaah ramai, berlangsung korban berteriak," jelasnya. 

Pihak Polres Bungo tengah mendalami tujuan dari pelaku melakukan aksi di tempat ibadah. Kemudian sasarannya anak-anak, dan korban terakhir berusia lanjut. 

"Pelaku saat melakukan aksinya disaat korban sholat, kemudian menarik ke arah belakang, kemudian mendekap dan berusaha mencium korban serta meraba-raba, serta menggesekkan alat kelaminnya," jelas Kapolres. 

Pelaku ternyata bukan jemaah masjid Al Jumhuriah, Kapolres memastikan bahwa IMR bukan jemaah masjid. Seorang karyawan restoran swasta dan saat ini polisi mendalami sisi kejiwaan pelaku. Apakah yang bersangkutan memiliki latar belakang pernah menjadi korban, atau sering melihat kasus paedofilia. "Saat ini itu yang kita dalami, dengan cek psikologi melalui dokter kejiwaan," katanya.

Kapolres juga mengatakan dari pendalaman kasus, untuk sementara ada dua korban. Namun polisi masih mendalami pula apakah pelaku memiliki masalah kegagalan cinta atau mengalami kejadian yang sama saat pencabulan usia muda. (red)