Geram PETI Merajalela di Tuo Limbur, Warga Peninjau Demo dan Bakar Alat Berat

Puluhan warga peninjau, Kecamatan Pelayang, Kabupaten Bungo lakukan aksi di dusun Tuo Limbur Lubuk mengkuang, Minggu siang (23/8). Terlihat dalam aksi wajah yang tak asing Rio/Kades Peninjau Afrizal hadir dalam aksi itu.

Geram PETI Merajalela di Tuo Limbur, Warga Peninjau Demo dan Bakar Alat Berat
Alat berat eskavator yang dibakar diduga sebagai alat untuk penambang emas liar. (ist)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Puluhan warga peninjau, Kecamatan Pelayang, Kabupaten Bungo lakukan aksi di dusun Tuo Limbur Lubuk mengkuang, Minggu siang (23/8). Terlihat dalam aksi wajah yang tak asing Rio/Kades Peninjau Afrizal hadir dalam aksi itu.

Bukan tanpa sebab aksi yang berujung membakar alat berat eskavator serta alat penambang emas ilegal ini, lantaran hingga kini air sungai Batang Tebo keruh. Penambangan emas ilegal ini sudah lama dikeluhkan oleh masyarakat.

Sungai Batang Tebo itu diduga tercemar sampai dengan ke beberapa wilayah kecamatan seperti Pelayang, Tanah Tumbuh, Tanah Sepenggal hingga Bathin III.

Rio/Kades Peninjau Afrizal dan Asisten II Saiful Azhar serta Camat saat dilokasi PETI. (Istimewa)

Namun sayangnya aksi unjuk rasa ini bocor dan pekerja tambang emas ilegal sudah kabur. Buntut dari kegeraman masyarakat mereka lampiaskan dengan membakar tempat PETI dan alat berat satu unit.

Asisten II Setda Kabupaten Bungo, Saiful Azhar membenarkan adanya aksi itu. Saat penyisiran lokasi ditemukan oleh masyarakat alat berat.  "Warga temukan alat berat," katanya. (red)