Indonesia Perlu Perbanyak Tenaga IT di Era Digitalisasi

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyatakan, saat ini yang dibutuhkan Indonesia yakni ketersediaan sumber daya manusia dibidang Teknologi Informasi (Information Technology/IT), khususnya bagian coding.

Indonesia Perlu Perbanyak Tenaga IT di Era Digitalisasi

BRITO.ID, SEMARANG - Perkembangan teknologi saat ini membuat berbagai sektor menjadi digitalisasi. Kendati demikian, masih banyak yang harus diperbaiki oleh Indonesia untuk bisa mengembangkan digital.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir menyatakan, saat ini yang dibutuhkan Indonesia yakni ketersediaan sumber daya manusia dibidang Teknologi Informasi (Information Technology/IT), khususnya bagian coding.

"Ini yang dirasakan untuk para startup company di Indonesia, permasalahannya adalah di bidang IT, bagian coding, Indonesia masih sangat kurang," ungkapnya di Semarang, Selasa (26/6/2018).

Saat ini, lanjutnya SDM coding terbanyak berasal dari Bangladesh dan India. Oleh sebab itu, penting untuk segera mendorong SDM Indonesia untuk mengejar ketertinggalan. Hal ini dapat dilakukan dengan meningkatkan literasi IT dalam pendidikan perguruan tinggi.

"Maka perguruan tinggi terus didorong meningkatkan di IT di semua bidang ilmu. Karena kalau tidak kuasai itu kita akan ketinggalan," katanya.

Perkembangan teknologi yang sangat pesat, kata dia, salah satunya terlihat dari sektor keuangan. Di mana pembayaran kini cenderung cashless baik melalui internet, ataupun QR-code. Oleh karena itu, dirinya mendorong untuk pendidikan sektor keungan bukan hanya sekedar lulus untuk bekerja di bagian keuangan, melainkan berinovasi menciptakan sistem keuangan yang berbasis teknologi.

"Di bidang keuangan kita masih sangat rendah, oleh karena itu invoasi harus didorong, sehingga bisa lulusannya jadi financial engineering yang baik," kata dia.