Kapolres Sebut Saat Razia Pelaku Ilegal Drilling Sudah Kabur

Kapolres Sebut Saat Razia Pelaku Ilegal Drilling Sudah Kabur
Petugas pasang garis polisi di TKP ilegal drilling. (Arfandi/Brito.id)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Belasan mesin penambang minyak tanpa izin (Illegal Drilling) dimusnahkan aparat Kepolisian dan TNI. Razia di Desa Lubuk Napal Kecamatan Pauh Kabupaten Sarolangun.

Kapolres AKBP Deny Heryanto mengatakan razia gabungan ini melibatkan Polres dan Kodim Sarko dan Pemda Sarolangun.

"Kita razia Illegal Drilling di Desa Lubuk Napal, Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun merupakan gabungan antara Polisi, TNI dan Pemda," kata Kapolres.

Saat razia pihaknya tidak menemukan pelaku. Diduga pelaku ilegal drilling ini kabur. Petugas menemukan barang bukti SPM dalam keadaan rusak, tempat tinggal pelaku, dan beberapa alat seperti minyak mentah, pipa dan alat lain yang digunakan pelaku untuk beraktivitas.

"Pelaku tidak kita temukan. Yang kita temukan Base Camp atau pondok milik para pelaku, sumur ilegal drilling dan SPM dalam kondisi rusak," ujarnya.

Selain Kapolres,hadir juga dalam kegiagatan itu Dandim 0420/Sarko Letkol Kav Rohyat Happy Ariyanto MM. Waka Polres Kompol Atrizal, Kakan Kesbangpol Kabupaten Sarolangun Solahuddin Nopri, Pabung Mayor Inf Mantomeri.

Kemudian Danramil 03 Pauh Kapten Inf Sutego, Kabag Ops Kompol Nazaruddin, Kasat Reskrim Iptu Bagus Faria, SIK, MH , Kasat Intelkam Iptu Rendie Rienaldy, SIK , Kapolsek Pauh Iptu Very Prasetyo, Personil Polres dan Polsek Pauh, Personil TNI, Sat Pol PP dan Staf Pemkab Sarolangun. (RED)

Reporter : Arfandi S