KBM di Bungo Kembali Dibuka, Disdikbud: Harus Perhatikan Protokol Kesehatan Ketat

Dinas Pendidikan Bungo mulai mempersiapkan pembukaan pembelajaran tatap muka di sekolah. Untuk tingkat SMP dan SD. Rencananya, sekolah di Bungo akan dibuka pekan depan.

KBM di Bungo Kembali Dibuka, Disdikbud: Harus Perhatikan Protokol Kesehatan Ketat
Ilustrasi. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Dinas Pendidikan Bungo mulai mempersiapkan pembukaan pembelajaran tatap muka di sekolah. Untuk tingkat SMP dan SD. Rencananya, sekolah di Bungo akan dibuka pekan depan.

Saat ini, proses pembelajaran tatap muka memang belum digelar. Meski tren kasus Covid-19 melandai, Dinas Pendidikan Bungo tak ingin ambil risiko, secara bertahap diizinkan sekolah yang menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Kepala Dinas Pendidikan Bungo Masril dalam surat bernomor 420/2161/Dikbud/2020 tertanggal 12 November yang ditujukan kepada kepala sekolah se Kabupaten Bungo baik SMP dan SD agar dapat melaksanakan kegiatan tatap muka siswa. Katanya, dasar surat ini perbup nomor 41 tahun 2020, surat edaran pemetaan risiko Covid-19 periode data 29 Oktober-1 November, kemudian persetujuan Pjs Bupati Bungo pada nota dinas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bungo Nomor 420/2143/Dikbud/2020 tertanggal 11 November.

Ada beberapa point penting yang diperhatikan, katanya, pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah sudah dapat dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Kedua kata Masril, KBM tatap muka di sekolah hanya dapat dilakukan kepada orangtuanya yang memberikan persetujuan.

"Bagi orangtuanya yang tidak setuju maka siswa diberikan pelajaran jarak jauh (daring) sesuai aturan Kemendikbud," terangnya, Kamis (12/11).

Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan sekolah sesuai dengan surat pernyataan yang ditujukan kepada kepala Dinas Pendidikan. Berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat melakukan pengecekan kepada siswa yang terindikasi demam.

"Seluruh sekolah melaporkan perkembangan KBM secara terus menerus kepada Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Bungo," tegasnya. (Ari)