Masuk Kota Jambi Belum Diperketat, Walikota Fasha: Sembako Belum Diberikan

Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi tengah menggodok wacana pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dengan melakukan penyekatan di beberapa titik masuk Kota Jambi.

Masuk Kota Jambi Belum Diperketat, Walikota Fasha: Sembako Belum Diberikan
Walikota Jambi Sy Fasha (ist)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi tengah menggodok wacana pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 dengan melakukan penyekatan di beberapa titik masuk  Kota Jambi. 

Diketahui, penyekatan tersebut tersebar di 4 titik yakni, diantaranya adalah Paal 10, Simpang Rimbo, Jembatan Batanghari I, dan Jembatan Batanghari II. 

Pada pelaksanaanya, PPKM level 4 ini bertujuan untuk membatasi mobilitas dan interaksi masyarakat Kota Jambi, baik yang di luar kota maupun dalam kota.

Awalnya, pengetatan PPKM ini akan diberlakukan pada tanggal 18 Agustus 2021. Namun hal tersebut diputuskan bahwa akan diundur pelaksanaannya. Pasalnya, hingga saat ini pembagian sembako belum juga tengah terbagi kan kepada masyarakat. 

Walikota Jambi, Syarif Fasha menyampaikan, pengetatan PPKM ini belum bisa dilakukan hari ini, jika Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi sudah mendistribusikan sembako kepada masyarakat, pihaknya akan melakukan pengetatan PPKM Level 4 di Kota Jambi.

Bagaimana tidak? orang nomor satu di Kota Jambi ini mengatakan, pembagian sembako ini tidak bisa dilaksanakan dalam satu dua hari saja. Paling tidak membutuhkan waktu sampai empat hari, hal ini disebabkan dengan jumlah sembako yang sangat banyak. 

"Sejauh ini, kita sudah berkoordinasi dengan pihak Provinsi, kita juga sudah mengusulkan untuk jumlah masyarakat yang menerima bantuan sembako sebanyak 30 ribu paket," katanya saat dikonfirmasi, Rabu 18 Agustus 2021.

Menurutnya, jika sembako sudah diberikan kepada masyarakat kurang mampu dan pedagang kecil yang terdampak pandemi Covid-19, pihaknya akan melakukan pengetatan PPKM level 4 di Kota Jambi. 

"Untuk saat ini, masyarakat tidak usah dahulu ke kabupaten, dan masyarakat kabupaten tidak usah dahulu masuk ke Kota Jambi. Dari pada PPKM Level 4 kita perpanjang sampai dua pekan secara terus menerus, lebih baik kita ketatkan," ujarnya. 

Fasha menerangkan, apabila kasus Covid-19 sudah nol, pihaknya akan kembali membuka kembali pintu masuk ke Kota Jambi menjadi level satu.

Maka dari itu, masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal. Sehingga semua usaha akan kembali dibuka dengan catatan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes). 

"Pengetatan itu dilakukan selama 10 hari atau 2 minggu. Setelah pengetatan maka Insya Allah kasus Covid-19 kita sudah nol. Kalo sudah nol, kita akan buka level satu, sehingga kita bisa buka semua usaha dengan normal tetapi tetap selalu menjaga protokol kesehatan," cetusnya. 

Kontributor: Loadry Apryaldo
Editor: Rhizki Okfiandi