Menambang Emas Illegal, Dua Warga Batang Asai Tertimbun Longsor

Menambang Emas Illegal, Dua Warga Batang Asai Tertimbun Longsor

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN – Sudah kesekian kalinya, aktivitas Penambanagn Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Sarolangun kembali menelan korban jiwa. Kali ini, yang menjadi korban warga Desa Padang Jering, Kecamatan Batang Asai tertimbun longsor saat melakukan aktivitas PETI.

 

Arpan,  Camat Batang Asai, dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dirinya mengatakan, bahwa kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 12.00 WIB di Sungai Malko, pada Selasa (25/6) lalu.

 

"Saat kejadian, penambang berjumlah enam orang saat sedang mendulang emas menggunakan mesin larut, tiba-tiba runtuhan longsor menimbun dua orang yang menjadi korban saat sedang beraktivitas di lokasi tersebut,"kata Arpan Camat Batang Asai dihubungi Rabu (26/06/2019)

 

Arfan menjelaskan, saat kejadian dari beberapa penambang yang sedang beraktifitas mendulang emas jauh dari tebing. Namun sayangnya dua orang korban yang berdekatan dari tebing, tiba-tiba tertimbun tebing longsor. Mengakibatkan satu orang tewas dan satu orang mengalami luka berat.

 

"Kedua korban ini atas nama Sopyan (43) meningal dunia dan Zai (37) cidera patah tulang," ujarnya.

 

Usai kejadian itu lanjutnya, rekan korban membawa pulang melalui jalur sungai yang memakan waktu perjalanan sekitar 4 jam dan tiba di rumah duka hingga pukul 16.00 Wib menggunakan ketek (perahu kecil)

 

"Lokasi kejadian memang jauh dari rumah korban, dan rekannya membawa korban dengan menggunakan ketek oleh rekan kerjanya, dan korban meninggal sudah di makamkan tadi jam 11 siang, (26/6),"terangnya.

 

Sementara itu Kata Camat, saat ini korban luka berat kondisinya sangat memprihatinkan karena tertimbun tebing longsor. "Yang parah itu korban yang patah tulang,"tambahnya.

 

Atas kejadian ini, dirinya berharap untuk semua warga Batang Asai,  jika berkerja yang penuh resiko hendaknya hati-hati. Mengingat melakukan penambangan emas illegal ini mempunyai resiko yang tinggi. 

 

"Berhati-hati lah dalam bekerja, karna memang mendulang emas itu sangat memiliki resiko tinggi," pungkasnya. (RED)

 

Reporter : Arfandi S