Pasien Meninggal Dijemput Paksa di Rumah Sakit, HMI Cabang Jambi: Itu Hal yang Wajar

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jambi, mendampingi orang tua dari jenazah yang berinisial IL yang meninggal di Rumah Sakit Raden Mattaher (RSRM) untuk mengambil hasil Swab Negatif, Rabu, (2/9)

Pasien Meninggal Dijemput Paksa di Rumah Sakit, HMI Cabang Jambi: Itu Hal yang Wajar
Ilustrasi

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Jambi, mendampingi orang tua dari jenazah yang berinisial IL yang meninggal di Rumah Sakit Raden Mattaher (RSRM) untuk mengambil hasil Swab Negatif, Rabu, (2/9)

Arbi Ketum HMI Cabang Jambi mengatakan rasa prihatin melihat video yang beredar terkait penjemputan jenazah IL secara Paksa di RS Raden Mattaher.

Arbi menyebutkan, jika orang tua menjemput anaknya secara paksa, karena tidak ada kejelasan dari pihak rumah sakit, adalah hal yang wajar. 

"Kalau memang ada jeda waktu setelah rapid test ke swab test, kenapa dijanjikan jam 08.00 WIB," ujarnya.

Sebagai orang tua tentunya berharap anaknya dimakamkan secara layak, tapi pihak rumah sakit sampai jam 11.00 WIB belum juga memberikan kejelasan hasil swab sudah keluar atau belum. dan masyarakat harus tau kejelasan hasil dari swab tersebut.

"Kami HMI Cabang Jambi mengevaluasi kinerja RS Umum jangan sampai kejadian seperti ini terulang kembali, kalau alasannya error, kan anggarannya ada,  kenapa tidak beli yang baru karena mungkin akan ada korban-korban yang baru," katanya.

Penulis: Herman
Editor: Rhizki Okfiandi