PDP di Tanjab Barat Dilakukan Rapid Test, Jubir Covid 19 Tanjab Barat: Hasilnya Positif, Tapi Belum Tahu Virus Apa

Dikabarkan terpapar virus Covid 19 sepulang dari jakarta, salah satu warga Tungkal ditetapkan PDP Tungkal di rawat d RSUD Daut Arif Kualatungkal

PDP di Tanjab Barat Dilakukan Rapid Test, Jubir Covid 19 Tanjab Barat: Hasilnya Positif, Tapi Belum Tahu Virus Apa
Konferensi Pers Pemkab Tanjab Barat (Heri Anto/BRITO.ID)

BRITO.ID BERITA TANJAB BARAT - Dikabarkan terpapar virus Covid 19 sepulang dari jakarta, salah satu warga Tungkal ditetapkan PDP Tungkal di rawat d RSUD Daud Arif Kualatungkal

Kabar ini sontak membuat masyarakat heboh. Imbasnya, hampir seluruh jalan d Kota Tungkal Sepi dari aktifitas warga. 

Jubir Gugus Tugas Covid 19 Tanjab Barat Taharuddin membenarkan ada salah satu Warga Kualatungkal terpapar virus. Namun ia belum berani memastikan jika jika virus yang dimaksud merupakan virus Covid 19. 

"Memang, dari hasil Rapid tes yang bersangkutan terpapar virus, tapi belum diketahui jenis virus yang terdeteksi." Kilah Jubir. 

Dari riwayat perjalanan hidup yang bersangkutan berinisial NY 47 Tahun, pulang dari Jakarta dan singgah di kota jambi, kemudian pulang ke Kualatungkal. 

Setelah 10 hari dirumah, NY merasakan gejala sesak napas dan batuk pilek dan kemudian memeriksakan diri ke tim Gugus Covid Tanjabbar untuk kedua kalinya.

"Hasil tes pertama dinyatakan negatif, seminggu setelah itu dilakukan Tes kedua, hasilnya positif. Tapi sekali lagi saya tegaskan, belum diketahui jenis virusnya." Imbuhnya. 

NY juga mengaku hanya berhubungan dengan 7 orang termasuk dokter dan semuanya sudah masuk dalam ODP. 

"Untuk status NY PDP, dan 7 orang ODP." Tegasnya. 

Hingga saat ini, Tim Gugas Tugas Covid mencatat, ODP di Tanjab Barat 18 orang, selesai pengawasan 4 orang dan 1 PDP yang saat ini diisolasi d RSUD Daud Arif Kualatungkal. 

Rudy salah satu warga Tungkal kepada Brito.id mengaku hkawatir dengan kondisi ini. Kabar ini juga membuat Kota Tungkal menjadi sepi dari aktifitas masyarakat. 

Ia meminta, tim Gugas Covid harus transparan dan tegas menangani wabah ini. Agar tidak terjadi kepanikan dikalangan warga. 

"Sejak ada kabar ini, kami jadi ragu keluar rumah, jualan kami juga sepi akibat kabar ini." Keluhnya.

Penulis: Heri Anto

Editor: Rhizki Okfiandi