Pembatalan Pembangunan Gedung Banggar Disetujui DPRD Tanjab Barat, Ketua DPRD: Tinggal Menunggu Keputusan Eksekutif

Pembahasan rencana pembatalan proyek pembangunan gedung banggar senilai Rp 10,1 Miliar masih berjalan alot antara Eksekutif dan Legislatif

Pembatalan Pembangunan Gedung Banggar Disetujui DPRD Tanjab Barat, Ketua DPRD: Tinggal Menunggu Keputusan Eksekutif
Pimpinan DPRD Tanjab Barat (Heri Anto/BRITO.ID)

BRITO.ID, BERITA TANJAB BARAT - Pembahasan rencana pembatalan proyek pembangunan gedung banggar senilai Rp 10,1 Miliar masih berjalan alot antara Eksekutif dan Legislatif.

Walaupun, seluruh unsur pimpinan DPRD Tanjab Barat melalui Rapat bangar DPRD Kabupaten Tanjung Jabung  Barat setuju menunda pembangunan tersebut. Namun, keputusan pembatalan proyek dengan anggaran Rp.10,1 Miliar yang rencanya akan dialihkan untuk penanganan Covid 19, masih ditangan Eksekutif.

Ketua DPRD Tanjabar Mulyani Siregar mengatakan pihaknya sepakat menunda pembanguan gedung bangar DPRD Tanjabar senilai Rp 10,1 miliar.

"Sebab, yang memiliki kewenangan untuk pembatalan merupakan eksekutif. Pimpinan dewan dan pimpinan fraksi sepakat untuk ditunda, Hari ini kami rapat konsultasi pimpinan dewan terkait rencana penundaan yang nanti anggarannya akan digeser untuk membantu gugus tugas pencegahan Corona Tanjab Barat,"tegasnya usai melakukan rapat banggar Senin (6/4).

Menurut dia, bangunan banggar tersebut saat ini belum terlalu penting untuk dilakukan pembanguan.

"Kami hanya mengusulkan ditunda karena menurut kami buka skala prioritas. Karena rapat banggar bisa  gunakan rapat paripurna,"tandasnya.

Penulis: Heri Anto

Editor: Rhizki Okfiandi