Peminat Beasiswa Pemprov Jambi Meningkat, 6.568 Pendaftar Bakal Bersaing

Peminat Beasiswa Pemprov Jambi Meningkat, 6.568 Pendaftar Bakal Bersaing

BRITO.ID. BERITA JAMBI - Beasiswa prestasi Pemprov Jambi resmi ditutup, Senin 5 November 2018 pukul 00.00 Wib. Kepala Dinas Pendidikan Agus Herianto mengatakan jumlah pendaftar beasiswa prestasi Pemprov Jambi 2018 lebih tinggi dibandingkan tahun 2017. 

Kata dia, tahun 2018 ini jumlah peserta yang mendaftar baik jenjang D III, S1, S2 dan Dokter Spesialis berjumlah 6.568 orang. Sementara tahun 2017 hanya 6.267 orang.

"Animo masyarakat Jambi yang ingin mendapatkan beasiswa prestasi Pemprov Jambi sangat besar. Hal ini tak luput dari kerja keras tim yang selalu menginformasikan ke masyarakat, perguruan tinggi dan sekolah tentang program beasiswa prestasi Pemprov Jambi 2018," kata Agus. 

Menurut Agus, nantinya peserta yang terdaftar akan diseleksi oleh tim yang telah dibentuk oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi. Tim itu terdiri dari tim seleksi Universitas Jambi (Unja),  Universitas Batanghari dan Universitas Islam Negeri (UIN). Dalam penyeleksian tersebut Dinas Pendidikan tidak akan mengintervensi siapa yang berhak menerima beasiswa. 

"Penerimaan beasiswa prestasi ini tidak ada intervensi dari lembaga mana pun. Kita menginginkan program beasiswa tersebut tepat sasaran," harap Agus.

Menurut Agus, bagi peserta yang telah mendaftar namun setelah dilakukan verifikasi ternyata mereka telah mendapatkan beasiswa lain, secara otomatis akan gugur dengan sendirinya. Dalam penyaluran beasiswa ini dia menginginkan penerima adalah mahasiswa yang memenuhi syarat dan tidak sedang mendapatkan beasiswa dari lembaga lainnya.

Jumlah pendaftar tahun 2018 ini berjumlah 6.568 orang. Rinciannya D III berjumlah 455 orang dengan quota penerima sebanyak 100 orang, Dokter Spesialis yang mendaftar 38 orang dengan quota 10 orang, Strata Satu (S1) yang mendaftar sebanyak 5.163 orang dengan quota penerimaan berjumlah 300 orang. 

"Lalu Strata Dua (S2) jumlah yang mendaftar sebanyak 912 orang dengan kuota penerima sebanyak 100 orang," ungkap Agus Herianto. (sai)