Puluhan Desa di Sarolangun Segera Gelar Pemilihan BPD

Puluhan Desa di Sarolangun Segera Gelar Pemilihan BPD
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sarolangun, Mulyadi. (Arfandi/brito.id)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Sebanyak 24 Desa yang ada di Kabupaten Sarolangun segera melaksanakan pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang masa jabatannya berakhir tahun 2019 dan awal tahun 2020.

Berdasarkan catatan yang diperoleh dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sarolangun, 24 Desa yang akan melaksanakan pemilihan. Desa ini tersebar di Kecamatan yang ada di Sarolangun. Namun tidak seluruhnya karena ada yang telah selesai melaksanakannya.

Adapun yang telah usai pemilihan di Kecamatan Sarolangun, Kecamatan Batang Asai, selanjutnya Kecamatan Mandiangin, Singkut, yang dilaksanakan bulan Februari yang lalu dan untuk Kecamatan Air Hitam serta Cermin Nan Gedang pada 2020 nanti.

Sementara 24 Desa yang akan melaksanakan pemilihan yaitu di Kecamatan Limun ada Desa Panca karya, Lubuk Bedorong, Berkun, Mersip, Napal Melintang, Meribung, Muaro Mensao, Monti dan Desa Temalang. 

Kecamatan Pauh ada Desa Pangedaran, Batu Ampar, Batu Kucing, Kasang Melintang, Pangkal Bulian, dan Desa Lamban Sigatal.

Serta Kecataman Pelawan yaitu Desa Penegah, Muara Danau, Lubuk Sepuh, Batu Putih, Pematang kolim, Rantau Tenang, dan Desa Mekar sari. Dan Kecataman Bathin VIII ada Desa Pulau Melako dan Desa Teluk Mancur.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sarolangun, Mulyadi mengatakan bahwa pelaksanaan pemilihan Anggota BPD ini dilakukan sejak enam bulan habis masa jabatan periode sebelumnya. 

"Yang akan melakukan pemilihan ini, Desa yang enam bulan sebelum masa jabatan habis sudah boleh membentuk panitia dan tiga bulan sebelum habis masa jabatan sudah boleh melalakukan pemilihan," katanya Selasa (17/9/2019).

Ia menyebut, mekanisme pelaksanaan pemilihan sepenuhnya diserahkan ke Desa masing-masing untuk membentuk kepanitiaannya dan tidak ada aturan secara spesifik yang diatur pihaknya.

"Semua diserahkan ke pihak Desa masing-masing, dan pemilihannya juga dilakukan secara manual memakai surat suara. Serta pembiayaannya pun juga menjadi hak masing-masing kepanitiaan di Desa, untuk syaratnya minimal tamatan SMP," kata Mulyadi. (RED)

Reporter : Arfandi S