Tim Evakuasi Perluas Pencarian Korban JT 610 Hingga ke Perairan Indramayu

Tim Evakuasi Perluas Pencarian Korban JT 610 Hingga ke Perairan Indramayu

BRITO.ID, BERITA KARAWANG - Tim evakuasi korban kecelakaan pesawat Lion Air PK-LQP bernomor penerbangan JT 610, Rabu pagi memperluas area pencarian hingga ke perairan Indramayu, dari perkiraan titik jatuh di sekitar Tanjung Karawang, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.

"Hingga hari ketiga pencarian, kami perluas lagi areanya hingga batas perairan 15 nautical mile (NM) dari Tanjung Karawang hingga ke Indramayu," kata Koordinator Humas Basarnas Bandung, Joshua Banjarnahor, di Karawang.

Menurut dia, area pencarian terbagi dalam sembilan zona perairan, namun hingga sekarang mulai menyusut di beberapa titik yang menjadi fokus petugas.

Dikatakan Joshua, perluasan pencarian hingga ke Indramayu dilakukan dengan mengutus sejumlah personel monitoring permukaan laut yang menumpangi dua perahu karet.

"Dua perahu kita kerahkan hingga ke perairan Indramayu," katanya dilansir Antara.

Sementara itu, petugas gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, PMI kembali melaut sejak pukul 07.00 WIB dengan mengendarai sejumlah perahu dari pesisir Pantai Tanjung Pakis menuju Tanjung Karawang dan sejumlah wilayah lainnya.

Tim itu berangkat menuju Tanjung Karawang untuk bergabung bersama 34 perahu lain yang sudah menanti di lokasi itu sejak hari pertama pencarian. Perahu yang akan dikerahkan berjenis perahu karet, perahu boats serta kapal KN SAR Basudewa 206.

Pencarian bangkai pesawat serta korban kecelakaan pesawat berpenumpang 189 orang ini melibatkan sekitar 2.000 personel gabungan, yang terdiri atas tim selam, penyisir permukaan serta tim monitoring udara menggunakan helikopter.

Sementara itu, situasi cuaca di sekitar perairan Pantai Tanjung Pakis relatif cerah dan tidak menghambat jalannya proses evakuasi. (red)