Mabes Polri Upayakan Sambung Potongan Tubuh Korban Lion Air JT 610

Mabes Polri Upayakan Sambung Potongan Tubuh Korban Lion Air JT 610

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Mabes Polri akan merekonstruksi tubuh jenazah korban Lion Air JT 610 tergantung bentuk bagian tubuh yang berhasil diidentifikasi itu.

"Tergantung bentuk bagian tubuh itu sendiri. Kalau memang bisa disatukan kita satukan, kita jahit dan rekontruksi," ujar Kepala Rumah Sakit Polri Said Sukanto, Komisaris Besar Polisi Musyafak dilansir Antara di Jakarta pada Rabu.

Kombes Musyafak menambahkan proses identifikasi dimulai dari mengumpulkan barang bukti korban di tempat kejadian perkara dan melabelinya, autopsi korban di pos mortem, pengumpulan identitas diri korban dari pihak keluarga, dan rekonsiliasi yaitu pencocokan hasil pos mortem dan data dari keluarga korban.

Nantinya jenazah yang berhasil diidentifikasi akan dikafani. Dimasukkan ke peti dan diserahkan ke keluarga korban.

Selain Rumah Sakit Polri, polisi juga mengerahkan tim forensik dari Universitas Indonesia, Universitas Padjajaran, dan Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati.

Hingga berita ini diturunkan, sebanyak 147 keluarga telah diambil sampel DNA- nya untuk keperluan identifikasi korban dari total 191 keluarga.

Sebelumnya, pesawat tipe B737-8 Max dengan Nomor Penerbangan JT 610 milik operator Lion Air yang terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta Banten menuju Bandar Udara Depati Amir Pangkal Pinang, Bangka Belitung telah hilang kontak pada 29 Oktober 2018 pada sekitar pukul 06.33 WIB.

Pesawat bernumpang 189 orang dengan nomor registrasi PK-LQP itu terakhir tertangkap radar pada koordinat 05 46.15 S - 107 07.16 E.

Pesawat ini berangkat pada pukul 06.10 WIB dan sesuai jadwal akan tiba di Pangkal Pinang pada Pukul 07.10 WIB. Pesawat sempat meminta izin kembali ke Bandara Soekarno- Hatta atau "return to base" sebelum akhirnya hilang dari radar.

Basarnas memastikan pesawat Lion Air JT 610 jatuhdi perairan Kabupaten Karawang, Jawa Barat. (red)