Usai Virtual Bersama Panglima TNI dan Kapolri, Bupati Kerinci Lanjut Pantau Pelaksanaan Vaksinasi

Bupati Kerinci-Jambi Adirozal melakukan virtual conference bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang berkunjung ke Jambi. Sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi terkait percepatan vaksinasi massal ke masyarakat dalam rangka memenuhi target herd immunity, maka Sabtu (18/9) digelar Vaksinasi Masal secara serentak se-Provinsi Jambi.

Usai Virtual Bersama Panglima TNI dan Kapolri, Bupati Kerinci Lanjut Pantau Pelaksanaan Vaksinasi
Bupati Kerinci-Jambi Adirozal meninjau vaksinasi massal di lapangan. (Brito.id)

BRITO.ID, BERITA JAMBI - Bupati Kerinci-Jambi Adirozal melakukan virtual bersama Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo yang berkunjung ke Jambi.

Sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi terkait percepatan vaksinasi massal ke masyarakat dalam rangka memenuhi target herd immunity, maka Sabtu (18/9) digelar Vaksinasi Masal secara serentak se-Provinsi Jambi.

Bupati Kerinci beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Kerinci pun setelahnya meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di lapangan. Pelaksanaan vaksin secara serentak untuk masyarakat sangat penting dilakukan agar sektor perekonomian khususnya di sektor riil bisa segera berjalan baik.

"Saya mengapresiasi antusiasme masyarakat yang mengikuti vaksin ini. Saya optimis, ketika kesadaran masyarakat yang tinggi untuk mengikuti vaksin, insya Allah Kabupaten Kerinci akan segera pulih dari pandemi COVID-19," katanya dalam kunjungan. 

Diketahui Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, melakukan kunjungan kerja meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal di Provinsi Jambi, pada Jum'at (17/9).

Saat di rumah dinas Gubernur Jambi, Panglima TNI dan Kapolri beserta Forkopimda Jambi meninjau alat aplikasi SILACAK. Mereka juga melakukan dialog membahas bagaimana meningkatkan koordinasi antara unsur Pemerintah Daerah beserta TNI-Polri, dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mengatakan pengetatan PPKM Level IV berhasil menekan angka Kasus Covid-19 di Jambi melandai.

"Ini merupakan kerja keras dari semua pihak yang bersinergi dan berkolaborasi berupaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jambi," ujar Panglima TNI Hadi Tjahjanto.

Hadi, melihat penurunan tren positif di Jambi adalah hal informasi yang sangat baik, karena penanganan pandemi membutuhkan partisipasi aktif semua pihak, termasuk masyarakat. 

"Disiplin prokes yang tinggi dan akselerasi vaksinasi maka tren kasus konfirmasi mengalami penurunan," katanya.

Menurut Panglima TNI, keputusan dalam penanganan pandemi di daerah, tentunya harus didasari oleh data rill dan faktual. Sehingga validitas data menjadi sangat penting, dan saat ini pelaksanaan Tracing kontak erat masih perlu ditingkatkan hingga mencapai rasio 1:15 sesuai standar yang ditetapkan Pemerintah Pusat.

Panglima TNI juga menyampaikan kepemimpinan di lapangan sangat diperlukan, Pangdam dan Kapolda serta jajaran TNI Polri agar melakukan pendampingan dalam penanganan Covid-19, termasuk tracing kontak erat, tetapi tetap diperlukan peran Dinas Kesehatan. 

"Termasuk diantaranya vaksinasi dan fasilitas Isoter yang didukung dengan ketersediaan tenaga kesehatan, obat, oksigen dan layanan yang baik guna menekan angka kematian," katanya. (Ari Widodo)