Warga Ngeluh Program PKH Banyak Tak Tepat Sasaran

Warga Ngeluh Program PKH Banyak Tak Tepat Sasaran
Holik penerima PKH. (Rhizki/brito.id)

BRITO.ID, BERITA MERANGIN - Program Keluarga Harapan (PKH) yang digulirkan Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial untuk membantu masyarakat Merangin ternyata banyak tidak tepat sasaran.

Banyak penerima PKH yang tergolong mampu dan memiliki kebun sawit.

"Banyak penerima PKH yang tidak layak. Sebab banyak yang mampu dan rata rata punya kebun yang menghasilkan," ujar Holik warga Kecamatan Renah Pamenang, Senin (23/9).

Menurutnya pendataan penerima PKH sepertinya tidak ada verifikasi ulang. Sehingga banyak penerima yang sudah tidak layak menerima namun tidak dievaluasi.

"Contohnya sudah banyak sebab setiap tahun tentu saja ada peningkatan perekonomian bagi penerima. Namun anehnya tidak ada verifikasi ulang penerima dan petugas terkesan cuek dengan keluhan warga," keluhnya.

Bukan itu saja penerima PKH kebanyakan orang orang dekat dengan Pemerintah Desa, sehingga banyak warga yang layak menerima jadi tidak menerima PKH.

"Nepotismenya sangat kuat, terbukti lebih banyak yang dapat merupakan orang dekat dari pemerintahan desa. Coba petugas pendamping PKH cek langsung kelapangan biar jelas," tudingnya.

Junaidi, Kepala Dinas Sosial Perempuan dan Perlindungan Anak Merangin, mengaku bahwa penerima PKH sudah diverifikasi setiap tiga bulan. Dan rumah para penerima PKH akan diberi tanda khusus di dinding rumah.

"Kalau penerima PKH setiap bulan diverifikasi, dan ada juga yang dengan sadar mengembalikan kartu PKH kepada kami. Namun peran serta pemerintah desa wajib ikut memantau langsung penerima PKH, dan kita akan beri tanda khusus rumah penerima PKH biar jelas," ungkap Junaidi. (RED)

Kontributor : Rhizki Okfiandi