APBD Sarolangun 2020 untuk Apa Saja, Baca di Sini

APBD Sarolangun 2020 untuk Apa Saja, Baca di Sini
ILUSTRASI. Jembatan Beatrix yang ada di Sarolangun. (istimewa)

BRITO.ID, BERITA SAROLANGUN - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Sarolangun mengatakan pihaknya sedang menggodok anggaran daerah Kabupaten Sarolangun untuk tahun 2020 mendatang. Secara garis besar, peruntukan anggaran tersebut masih fokus pada visi dan misi bupati dan wakil bupati dalam upaya meningkatkan perekonomiam warga.

"Kita masih fokus disektor infrastruktur yang bersentuhan langsung pada akses perekonomian warga, agar lebih mudah dalam memasarkan hasil produksi perkebunan masyarakat," kata Lukman, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Selasa (22/10/2019).

Anggaran tersebut kata Lukman juga difokuskan pada peningkatan perekonomian masyarakat melalui program P2DK, Perkebunan dan Pertanian, Peternakan dan Perikanan serta ekonomi industri kreatif warga.

"Peningkatan ekonomi ini dianggarakan selaras dengan visi dan misi bupati dan wakil bupati. Untuk itu diharapkan nantinya anggaran tersebut bisa tepat dan bermanfaat bagi masyarakat. Tentunya dinas terkait harus benar -benar melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap para petani," katanya.

Kata Lukman, sektor peningkatan perekonomian bidang Perikanan, Peternakan, Perkebunan dan Pertanian serta Industri Perdagangan adalah visi dan misi bupati dan wakil bupati.

"Sebab sektor Perikanan, Peternakan, Pertanian, Perkebunan dan Perdagangan adalah penyambung tangan dari visi dan misi beliau. Jadi harus benar-benar bekerja maksimal dalam menterjemahkan visi misi itu. Agar apa yang bupati inginkan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat secara utuh," jelasnya.

Selanjutnya, sektor Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) juga menjadi skala prioritas dalam anggaran tersebut. Seperti anggaran pendidikan, peningkatan SDM para pegawai, serta sektor program agama.

"Salah satu contohnya, bupati sudah menganggarkan bantuan operasional pesantren. Nah ini langkah beliau meningkatkan SDM generasi di sektor agama, belum lagi pendidikan, ada beasiswa, satu da’i satu desa, Khatam Alqur’an dan upah peningkatan SDM para ASN kita," pungkasnya. (red)

Reporter: Arfandi S