Begini Nasib Sekolah Tatap Muka, Usai Jokowi Perpanjang PPKM

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan penambahan kasus positif Covid-19. Untuk Jawa dan Bali, penerapan sekolah tatap muka terbatas hanya diizinkan pada PPKM level 2. Aktivitas belajar mengajar secara langsung ini hanya bisa diselenggarakan di dua wilayah: Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Sampang.

Begini Nasib Sekolah Tatap Muka, Usai Jokowi Perpanjang PPKM
Ilustrasi. (Istimewa)

BRITO.ID, BERITA JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menekan penambahan kasus positif Covid-19.

Untuk Jawa dan Bali, penerapan sekolah tatap muka terbatas hanya diizinkan pada PPKM level 2. Aktivitas belajar mengajar secara langsung ini hanya bisa diselenggarakan di dua wilayah: Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Sampang.

Sementara untuk wilayah di luar Jawa dan Bali sekolah tatap muka terbatas hanya diizinkan pada wilayah PPKM level 3 dan 2. Ada 302 kota atau kabupaten level 3 di Luar Jawa dan Bali dan 39 kabupaten atau Kota level 2.

"Kegiatan belajar mengajar dapat dilakukan tatap. muka maksimal 50% kapasitas dengan protokol kesehatan ketat," ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers digital di Jakarta, seperti dikutip Selasa (10/8/2021).

Foto: Nasib sekolah tatap muka di luar Jawa dan Bali (Doc Bahan Presentasi Menteri Airlangga Hartarto)

Informasi saja, PPKM di Jawa dan Bali diperpanjang hingga 16 Agustus 2021 dan PPKM luar Jawa dan Bali hingga 23 Agustus 2021.

Sebelumnya Jokowi berpesan pelaksanaan sekolah tatap muka dilakukan dengan hati-hati dan menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

Sekolah tatap muka maksimal dilakukan 2 kali dalam seminggu dan maksimal sekali datang hanya boleh 2 jam. Sisa aktivitasnya dilakukan secara online. Opsi menghadirkan anak di sekolah ditentukan orang tua.

Sumber: CNBC Indonesia
Editor: Ari